Google Searching

Info

Rabu, 26 Mei 2010

Seberapa Besar Bumi


Seberapa Besar Bumi

Selama ini kita merasa bahwa memang matahari itu besar berada di angkasa.Cuma dapat kah kita membayangkan sebesar apakah dunia ini dalam arti Bumi.

Kita merasa bahwa bumi ini sudah sangat besar....pernahkah kita membayangkan sebesar apakah jagat raya ini...wah...sungguh sulit di gambarkan.

Mudah mudahan melalui gambar ini kita dapat sedikit membayangkan seberapa besar alam semesta ini...?

Jika anda penasaran silahkan baca postingan: Bumi Kita di Tengah Jagat Raya

Sabtu, 22 Mei 2010

Tahukah anda tentang Hati

Agar sisa sisa metabolisme yang tertinggal didalam tubuh tidak menjadi racun(toksin), tubuh kita melakukan detoks; yaitu proses mengeluarkan racun yang berasal dari pola makan yang kurang baik, misalnya saja konsumsi obat terlarang, alkohol,stress, ataupun infeksi virus hepatitis.Detoksifikasi terjadi diseluruh organ tubuh seperti hati, paru paru,ginjal,kulit dan saluran pencernaan.Namun organ tubuh utama untuk detoksifikasi adalah hati.

Hati letaknya disebelah kanan atas abdomen, sedikit dibawah diafragma. hati memegang peranan yang sangat penting dalam mengendalikan fungsi pencernaan,serta bertanggung jawab atas fungsi organ tubuh lainnya.
selain itu hati menyimpan sekitar 13% suplai darah didalam tubuh.
Semua makanan dan minuman yang masuk kedalam peredaran darah dari pencernaan akan melalui hati untuk diseleksi ,sebelum diedarkan keseluruh tubuh.
karena berfungsi menyeleksi semua zat beracun yang tercerna oleh tubuh,maka hati juga dikatakan sebagai " dumping site" atau tempat penimbunan racun dalam tubuh.

Detoksifikasi oleh Hati.
kita terkadang tidak dapat menghindari konsumsi makanan yang kurang sehat,berkadar lemak tinggi,tercampur dengan berbagai bahan kimia,dan sebagainya,selain merusak kandungan alami dari makanan itu sendiri, aneka bahan ini lama kelamaan akan tertimbun dalam hati dan memberatkan fungsinya.Padahal, peran hati begitu vital dalam metabolisme tubuh.Penyakit hati,bahkan kanker. itusebabnya kita perlu dengan seksama menjaga kesehatan hati.

Tips menjaga kesehatan hati

1. Cukup minum air putih.
2. Perbanyak konsumsi sayuran terutama yang berdaun hijau,biji bijian,kacang polong,dan buah buahan.
3. Hindari dan kuarangi minuman beralkohol.
4. Hindari polusi dan lingkungan yang tercemar.
5. Kurangi makanan berlemak tinggi.
6. Minum secara rutin antioksidan seperti vitamin A,C dan E
7. Olah raga teratur.

Sabtu, 15 Mei 2010

Perulangan for dalam JAVA

Kali ini kita akan membahas bentuk perulangan lain, yaitu perulangan for. Setiap bentuk perulangan for dapat diubah menjadi bentuk perulangan while dengan fungsi yang sama tanpa mengubah alur program. Tetapi tergantung dari permasalahan yang akan kita pecahkan, menulis program dengan for akan membuat alur program lebih mudah dipahami.

Misalnya, kita akan menghitung 1+2+3+4+5+...+100. Kita bisa ekspresikan program tersebut dalam bentuk

i = 1;
jumlah = 0;
while (i <= 100) { jumlah += i; i++; }

Perulangan ini dapat ditulis juga dengan

jumlah = 0;
for (i = 1; i <= 100; i++) jumlah += i
Apa point-point penting yang kita lihat dari perubahan ini? Pertama mari kita lihat bentuk penggunaan while yang umum dilakukan

inisialisasi variabel
while (suatu_kondisi_variabel) {
perintah
update_variabel
}

Di sini perulangan while memiliki 3 komponen penting, yaitu inisialisasi,untuk memberikan nilai awal suatu variabel, suatu_kondisi_variabel, yaitu pengujian bahwa perulangan akan terus dilakukan selama kondisi ini bernilai true, dan terakhir update_variabel, yaitu instruksi mengubah nilai kondisi variabel untuk membatasi perulangan sehingga akan selesai suatu saat, tidak berulang terus menerus.

Pada perulangan for, ketiga komponen ini dirangkai menjadi satu dalam bentuk

for (inisialisasi_variabel; kondisi_variabel; update_variabel)
perintah

atau jika perintah merupakan blok yang terdiri dari banyak perintah, dapat dituliskan juga dalam bentuk

for (inisialisasi_variabel; kondisi_variabel; update_variabel) {
banyak_perintah
}

Di sini inisialisasi variabel bisa berupa apa saja yang berbentuk perintah, misalnya memberikan variabel dengan nilai awal tertentu, dalam bentuk variabel = nilai_awal.

kondisi_variabel harus berbentuk pernyataan boolean seperti suatu_kondisi pada pernyataan while. Sedangkan update_variabel juga berbentuk perintah.

inisialisasi_variabel, kondisi_variabel, atau update_variabel dapat dikosongkan dan tidak harus selalu diisi. Bagian yang tidak diisi yang selalu digantikan dengan true, yang artinya perulangan akan terus dieksekusi tanpa henti. Untuk menghentikannya, perintah break harus diberikan ditengah-tengah badan perulangan.

Bentuk paling umum dari perulangan for adalah menghitung. Biasanya perulangan ini memiliki bentuk seperti

for (variabel = nilai_minimum; variabel <= nilai_maksimum; variabel++) { perintah }

Perhatikan bagian terakhir adalah menaikkan nilai variabel dengan 1, yang artinya perulangan akan dimulai dengan nilai_minimum, diakhiri dengan nilai_maksimum dengan jeda 1.

Contoh, jika kita ingin berhitung 2,5,8,11,14,17, atau dengan kata lain, mulai dari 2 hingga 17 dengan jeda 3, kita bisa mengekspresikan for dengan

for (i = 2; i <= 17; i += 3) { System.out.println(i); }

Untuk menghitung mundur, kita bisa menggunakan perintah seperti

for (i = 20; i >= 0; i--) {
System.out.println(i);
}

Atau jika kita ingin menghitung maju dan mundur pada saat yang bersamaan, misalnya i dari 1 hingga 10 dan j dari 10 hingga 1, kita bisa ekspresikan dengan

for (i = 1, j = 10; i <= 10; i++, j--) { System.out.println(i + " " + j); }

Catatan penting! Variabel yang akan digunakan, dalam contoh di atas i dan j, adalah variabel yang harus dideklarasikan sebelumnya. Java adalah bahasa pemrograman ketat, yang artinya semua harus didefinisikan dengan jelas sebelum digunakan. Untuk banyak kasus, deklarasi variabel dan perulangannya bisa dilakukan serentak pada bagian inisialisasi variabel. Misalnya

for (int i = 1; i <= 10; i++) { System.out.println(i) }

Perhatikan ada imbuhan int di depan inisialisasi variabel i, yang merupakan deklarasi variabel i dengan tipe data int sekaligus menginisialisasi nilainya dengan 1.

Perulangan for bertingkat

Seperti pada perulangan while, perulangan for pun dapat dilakukan bertingkat, artinya perulangan for di dalam perulangan for.

Kita ambil contoh sederhana misalnya membuat tabel perkalian seperti

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
2 4 6 8 10 12 14 16 18 20 22 24
3 6 9 12 15 18 21 24 27 30 33 36
4 8 12 16 20 24 28 32 36 40 44 48
5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60
6 12 18 24 30 36 42 48 54 60 66 72
7 14 21 28 35 42 49 56 63 70 77 84
8 16 24 32 40 48 56 64 72 80 88 96
9 18 27 36 45 54 63 72 81 90 99 108
10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 110 120
11 22 33 44 55 66 77 88 99 110 121 132
12 24 36 48 60 72 84 96 108 120 132 144

Program untuk membuat tabel perkalian tersebut bisa diekspresikan dengan algoritma pseudocode sebagai berikut

untuk setiap baris i = 1,2,3...,12
cetak perkalian i dengan 1,2,3..12
cetak baris baru

Kalau kita jabarkan lebih lanjut, perintah kedua juga merupakan perulangan dari 1 hingga 12, sehingga algoritma di atas bisa kita tulis sebagai

untuk setiap baris i = 1,2,3...,12
untuk setiap kolom j = 1,2,3...,12
cetak i*j
cetak baris baru

Kita bisa terjemahkan ke dalam bahasa Java sebagai

for (int i = 1; i <= 12; i++) { for (int j = 1; j <= 12; j++) { System.out.print(i*j + " "); } System.out.println(""); }

Berikut ini adalah contoh program yang bisa diunduh dalam bentuk zip file atau dari gudang SVN di alamat http://belajarjava.googlecode.com/svn/trunk/TabelPerkalian :

package tabelperkalian;

public class TabelPerkalian {

/**
* @param args
*/
public static void main(String[] args) {
// TODO Auto-generated method stub
for (int i = 1; i <= 12; i++) { for (int j = 1; j <= 12; j++) { System.out.print(i*j + " "); } System.out.println(""); } } }


Sumber :http://java.lyracc.com





Blok Perulangan dan Percabangan Dalam JAVA


Kemampuan suatu program untuk melakukan tugas kompleks dilakukan dengan menggabungkan perintah sederhana menjadi struktur kontrol. Dalam bahasa Java, ada 6 struktur tersebut, yaitu blok, perulangan while, perulangan do ... while, perulangan for, pernyataan if, dan pernyataan switch.

Masing-masing struktur ini sebetulnya merupakan pernyataan tunggal yang berdiri dengan sendirinya, tetapi di dalamnya terdiri dari satu atau lebih perintah sehingga keseluruhannya menjadi suatu struktur perintah.

Blok

Blok adalah pernyataan sederhana yang dimulai dengan { dan diakhiri dengan }. Tujuannya untuk mengelompokkan beberapa perintah sehingga lebih dimengerti. Misalnya

{
perintah
}


Pernyataan blok biasanya terdapat dalam struktur kontrol, tetapi sebetulnya tanpa struktur kontrol pun, blok tetap berlaku. Contoh sederhana penggunaan blok ini adalah dalam subrutin main() yang kita lakukan pada contoh-contoh sebelumnya.

Berikut ini adalah 2 contoh penggunaan blok.

{
System.out.println("Hallo");
System.out.println("Dunia");
}

{ // blok ini digunakan untuk menukar isi variable x dan y
int temp;
temp = x;
x = y;
y = temp;
}


Pada blok kedua, kita mendeklarasikan variable baru temp. Dalam blok kedua ini, variabel apapun yang dideklarasikan tidak akan dapat diakses dari luar blok ini. Variabel ini disebut variabel lokal, karena hanya bisa diakses dari dalam blok.

Ketika komputer menjalankan program ini, komputer akan mempersiapkan memori untuk menyimpan variabel yang dideklarasikan di dalam blok ini. Ketika blok ini selesai dijalankan, komputer akan melepas memori yang digunakan dalam blok ini untuk digunakan oleh bagian program lain.

Konsep "scope" atau jangkauan pada konsep pemrograman, mengacu pada bisa atau tidaknya suatu variabel dilihat oleh bagian program lain. Jangkauan suatu variabel menyatakan di bagian mana variabel ini valid atau dengan kata lain bisa diakses. Jangkauan variabel dalam suatu blok terbatas hanya pada blok tersebut.

Blok sendiri sebetulnya bukan merupakan struktur kontrol. Program akan berjalan seperti biasa dari atas kebawah seperti biasa. Secara umum struktur kontrol dibagi menjadi 2 bagian, yaitu : perulangan dan percabangan.

Perulangan
Sebagai contoh untuk membahas tentang perulangan, kita lihat pernyataan while, yang memiliki bentuk seperti

while (suatu_kondisi) {
perintah
}


Semantik pada pernyataan while tersebut adalah sebagai berikut. Ketika komputer sampai pada pernyataan while, komputer akan melakukan perhitungan pada suatu_kondisi. Apabila suatu_kondisi bernilai true, blok yang berisi perintah akan dilakukan. Setelah komputer sampai pada bagian akhir blok, komputer akan menghitung kembali suatu_kondisi. Jika masih bernilai true, maka blok tersebut akan dieksekusi, dan jika tidak, program akan melompat ke bagian program berikutnya setelah blok berakhir. Atau dengan kata lain, jika suatu_kondisi bernilai false, blok perintah tidak akan dieksekusi.

Berikut ini adalah contoh untuk menulis bilangan 1 hingga 5.

int angka = 1; // inisialisasi variabel, kita mulai dengan mengisi variabel angka dengan 1

while (angka <= 5) { System.out.println(angka); // cetak isi angka di layar angka = angka + 1; // tambah angka dengan 1 } System.out.println("Selesai..."); 


Variabel angka kita inisialiasi (persiapkan) dan kita isi mula-mula dengan 1. Ketika program sampai pada pernyataan while, program akan mengevaluasi apakah angka <= 5. Pada saat program baru dimulai, angka masih bernilai 1, sehingga pernyataan angka <= 5 bernilai true. Dalam hal ini perintah di dalam blok akan dieksekusi, yaitu mencetak angka ke layar, kemudian menambah angka dengan 1. Sekarang angka bernilai 2. Setelah sampai pada akhir blok, program akan kembali pada awal pernyataan while. Sekarang angka bernilai 2, dan karena 2 masih kurang dari atau sama dengan 5, program akan kembali mengeksekusi perintah dalam blok. Begitu seterusnya hingga angka bernilai 6. Pada saat ini program akan berhenti melakukan perulangan dan berhenti melakukan eksekusi perintah di dalam blok tersebut, kemudian melakukan perintah berikutnya, yaitu menampilkan kata "Selesai...". Percabangan

Pernyataan if memperintahkan komputer untuk memilih salah satu aksi yang akan dilakukan, tergantung pada suatu kondisi tertentu. Bentuknya dapat ditulis sebagai berikut

if (suatu_kondisi)
perintah_1;
else
perintah_2;

Perintah_1 dan perintah_2 juga bisa berbentuk blok, sehingga pernyataan di atas dapat ditulis juga sebagai berikut

if (suatu_kondisi) {
perintah_1;
} else {
perintah_2;
}


Ketika komputer sampai pada pernyataan if, komputer akan menghitung apakah suatu_kondisi bernilai true. Jika iya, maka blok perintah berikutnya akan dieksekusi, dalam hal ini perintah_1. Jika tidak, maka blok setelah pernyataan else akan dieksekusi, yaitu perintah_2.

Sebagai contoh, mari kita kembali pada contoh program untuk membalik nilai x dan y, dengan syarat x harus lebih besar dari y. Dalam hal ini, setelah program ini dieksekusi, nilai x akan selalu bernilai lebih kecil dari y, karena jika nilai x lebih besar, nilai x akan ditukar dengan nilai y.

if (x > y) { // jika x lebih besar dari y
// blok ini digunakan untuk menukar isi variable x dan y
int temp;
temp = x;
x = y;
y = temp;
}


Contoh berikut adalah program untuk menentukan apakah suatu bilangan merupakan bilangan genap atau bilangan ganjil. Dengan menggunakan operator %, yaitu sisa pembagian, kita dapat menentukan apabila sisa pembagian suatu bilangan dengan 2 adalah 0, maka bilangan tersebut merupakan bilangan genap. Jika tidak, maka bilangan tersebut adalah bilangan ganjil.

if ((x % 2) == 0) {
System.out.println(x + " adalah bilangan genap");
} else {
System.out.println(x + " adalah bilangan ganjil");
}


Kita akan bahas tentang struktur kontrol di bagian berikutnya. Semoga bagian ini yang merupakan bagian pendahuluan tentang struktur kontrol dapat dimengerti sehingga kita bisa mempelajari konsep yang lebih kompleks lagi.

Sumber:http://java.lyracc.com

Blok, Perulangan, dan Percabangan
Posted Sen, 02/16/2009 - 00:29 by belajarprogram
Versi ramah cetakVersi ramah cetak
Sumber:http://java.lyracc.com

Pernyataan while

Pernyataan while

Pernyataan while telah diperkenalkan pada bagian sebelumnya. Perulangan while memiliki bentuk

while (suatu_kondisi) perintah

Perintah bisa juga berupa blok yang berisi kumpulan perintah-perintah diantara { dan }. perintah ini disebut juga dengan inti perulangan. Inti perulangan akan terus dieksekusi selama suatu_kondisi bernilai true. suatu_kondisi ini disebut juga penguji perulangan.

Ada beberapa hal yang mungkin jadi pertanyaan. Apa yang terjadi jika suatu_kondisi sudah bernilai false sejak pertama kali komputer sampai pada pernyataan ini? Dalam hal ini blok perulangan tidak akan dieksekusi sama sekali. Program akan melompat ke perintah berikutnya di luar blok perulangan.

Lalu apa yang terjadi jika suatu_kondisi bernilai false di tengah-tengah perulangan, apakah program keluar dari perulangan saat itu juga? Dalam hal ini, tentunya tidak. Program akan mengeksekusi semua perintah hingga akhir blok selesai. Setelah itu program akan kembali ke pernyataan while, dan setelah mengevaluasi kembali suatu_kondisi, dan jika hasilnya salah, baru program akan melompat ke perintah berikutnya di luar blok.

Mari kita ubah sedikit algoritma yang kita buat di bagian sebelumnya. Kali ini kita akan membuat program yang menghitung rata-rata dengan cara menanyakan suatu bilangan kepada user, kemudian program akan berhenti jika masih ada data yang akan diproses.

Inisialisasi jumlah dengan 0
Inisialisasi n (berapa data yang dimasukkan user) dengan 0
while (masih ada data yang akan diproses):
Minta input dari user
Tambah jumlah dengan input dari user
Tambah n dengan 1
Bagi jumlah dengan n untuk menghitung rata-rata
Cetak rata-rata ke layar

Pertanyaan berikutnya, bagaimana menentukan masih ada data yang akan diproses? Cara yang paling mudah adalah melihat apakah nilai yang dimasukkan user bernilai 0. Nol di sini bukan termasuk data yang akan dijumlahkan tetapi bertugas sebagai sinyal bahwa tidak ada lagi data yang harus dimasukkan.

Lalu bagaimana kita harus menguji bahwa data yang dimasukkan bernilai 0 atau bukan? (Ingat, kita baru menanyakan data di dalam blok perulangan. Pada saat komputer pertama kali menemui perulangan while, komputer tidak tahu apa-apa.) Dalam hal ini, kita akan sedikit ubah algoritma kita seperti berikut :

Inisialisasi jumlah dengan 0
Inisialisasi n (berapa data yang dimasukkan user) dengan 0
Minta input dari user
while (input tidak sama dengan 0):
Tambah jumlah dengan input dari user
Tambah n dengan 1
Minta input dari user
Bagi jumlah dengan n untuk menghitung rata-rata
Cetak rata-rata ke layar

Pada dasarnya, kita tanyakan user terlebih dahulu sebelum perulangan while. Dengan cara ini, kita bisa mendapat nilai input untuk dievaluasi pada pernyataan while. Di dalam perulangan while, kita tempatkan pertanyaan untuk mendapat input dari user di akhir perulangan. Artinya, setelah kita memproses input dari user, kita akan tanyakan lagi kepada user untuk mendapatkan kondisi untuk mengevaluasi kondisi while berikutnya.

Perhatikan juga bahwa ketika 0 dimasukkan, program tidak akan menghitung nilai 0 lagi. Di algoritma sebelumnya, nilai 0 akan ikut dijumlahkan dan n akan bertambah 1, padahal 0 bukan data. Nol hanya berfungsi sebagai sinyal bahwa perulangan harus selesai. Masalah ini sangat amat umum ditemui oleh programmer, karena menghitung satu demi satu ternyata tidak mudah. Untuk itu debugger diperlukan untuk melihat lebih detail apa yang dilakukan oleh komputer.

Kita bisa ubah algoritma di atas menjadi program Java sebagai berikut. (Seperti biasa program ini bisa diunduh dalam bentuk zip file atau di alamat SVN berikut: http://belajarjava.googlecode.com/svn/trunk/RataRata )

package ratarata;

import java.io.*;

public class RataRata {

/**
* @param args
*/
public static void main(String[] args) {
// TODO Auto-generated method stub
double jumlah = 0;
double bilangan = 0;
int n = 0;
BufferedReader br = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
String strbilangan = null;

System.out.print("Masukkan bilangan pertama : ");
try {
strbilangan = br.readLine();
} catch (IOException ioe) {
System.out.println("Kesalahan IO, program berhenti");
System.exit(1);
}

// mengubah input menjadi double agar bisa diproses lebih lanjut
bilangan = Double.parseDouble(strbilangan);

while (bilangan != 0) {
jumlah += bilangan; // sama dengan : jumlah = jumlah + bilangan
n++; // sama dengan : n = n+1

// tanya user input
System.out.print("Masukkan bilangan berikutnya (atau 0 untuk mengakhiri) : ");
try {
strbilangan = br.readLine();
} catch (IOException ioe) {
System.out.println("Kesalahan IO, program berhenti");
System.exit(1);
}

// mengubah input menjadi double agar bisa diproses lebih lanjut
bilangan = Double.parseDouble(strbilangan);
}

// hitung rata-rata
double ratarata = jumlah/n;

// cetak hasilnya ke layar
if (n == 0) {
System.out.println("Data kosong, rata-rata tidak bisa dihitung");
} else {
System.out.println("Anda memasukkan " + n + " data");
System.out.println("Rata-rata bilangan yang dimasukkan adalah " + ratarata);
}
}
}
Berikut hasil keluarannya :

Pernyataan do ... while

Kadang-kadang akan lebih mudah menulis perulangan jika penguji perulangan dilakukan di akhir badan perulangan. Dalam hal ini badan perulangan akan dieksekusi terlebih dahulu tanpa memperdulikan apakah suatu kondisi bernilai true atau false. Pengujian dilakukan di akhir setelah suatu kondisi didapat dalam eksekusi perulangan pertama kali.

Pernyataan do ... while pada dasarnya merupakan pernyataan while terbalik, dengan bentuk.

do
perintah
while (suatu_kondisi);
Atau apabila perintah berbentuk blok kumpulan perintah-perintah, bisa juga ditulis dalam bentuk

do {
perintah-perintah
} while (suatu_kondisi);

Perlu diingat bahwa pernyataan do ... while diakhiri dengan tanda ; di akhir while.

Contoh sederhana adalah program bermain game, di mana game akan menanyakan apakah user ingin bermain lagi.

do {
main game
tanya user apakah ingin main lagi
} while (user menjawab ya);

Jika suatu saat Anda harus menulis kondisi pada pernyataan while seperti ini while (jawaban = true), Anda bisa mengganti pernyataan ini menjadi while (jawaban). Menguji apakah jawaban sama dengan true sama artinya dengan melihat apakah jawaban berisi "true".

Demikian juga dengan while (jawaban = false), bisa diganti dengan while (jawaban). Seperti dijelaskan pada bab tentang operator boolean, operator ! membalik isi dari boolean, misalnya dari true menjadi false atau sebaliknya. Dengan menuliskan while (!jawaban) berarti sama dengan menguji apakah jawaban berisi false.

Pernyataan do ... while memberikan keleluasaan kepada Anda untuk berekspresi dengan lebih lugas. Sebenarnya, untuk memecahkan suatu masalah dengan perulangan do ... while juga bisa diekspresikan dengan perintah while, demikian juga sebaliknya.

do
perintah
while (suatu_kondisi);

bisa dituliskan dalam bentuk

perintah
while (suatu_kondisi)
perintah
Demikian juga dengan

while (suatu_kondisi)
perintah

bisa juga dituliskan dalam bentuk

if (suatu_kondisi) {
do {
perintah
while (suatu_kondisi);
}

tanpa merubah aliran program sama sekali.

Pernyataan break dan continue

Pernyataan while dan do ... while menguji kondisi di awal atau di akhir badan perulangan. Pengujian bisa juga dilakukan di tengah-tengah badan perulangan, kemudian memerintahkan program untuk keluar dari badan perulangan saat itu juga. Caranya dengan menggunakan perintah

break, sehingga program seperti

while (suatu_kondisi)
perintah

bisa ditulis dalam bentuk

while (true)
perintah
if (!suatu_kondisi)
break;

Apa makna dari program di atas? while (true)

artinya memerintahkan program untuk melakukan perulangan selamanya, karena true tidak akan berubah. Di tengah-tengah program, kita uji apakah suatu_kondisi bernilai false. Jika ya, maka perintah break akan dieksekusi yang menyebabkan program keluar dari badan perulangan ke perintah berikutnya di luar badan perulangan.

Kadang-kadang gaya penulisan ini lebih masuk akal ketimbang gaya penulisan baku seperti while atau do ... while, tapi tentu saja ini tergantung dari cara pikir masing-masing programmer dan juga masalah yang akan dipecahkan.

Pernyataan while atau do ... while dapat dibuat bertingkat, misalnya membuat blok while dalam blok while.

while (suatu_kondisi) {
perintah
while (kondisi_lain) {
perintah_lain
while (kondisi_lain_lagi) {
perintah_baru
}
}
}

Apabila perintah break diberikan, maka program akan keluar dari perulangan yang berada persis di atasnya. Misalnya, apabila perintah break diberikan setelah perintah lain maka program akan keluar dari dalam perulangan while (kondisi_lain).

Perlu diingat juga apabila perintah break diberikan di dalam pernyataan if, maka program akan keluar dari perulangan yang persis di atasnya.

Selain perintah break yang secara langsung menghentikan perulangan, perintah continue digunakan untuk menghentikan operasi saat itu, mengabaikan perintah hingga perulangan berakhir, kemudian kembali kepada perintah while lagi. Misalnya,

while (suatu_kondisi) {
perintah
continue;
perintah_lagi
perintah_lain_lagi
}

Perulangan akan menjalankan perintah, mengabaikan perintah_lagi dan perintah_lain_lagi, kemudian kembali kepada pernyataan while untuk mengevaluasi apakah suatu_kondisi bernilai true. Jika ya perulangan akan diteruskan. Tetapi karena ada perintah continue, artinya selama perulangan tersebut berjalan, perintah lagi dan perintah lain lagi tidak akan pernah dieksekusi.

Sumber :http://java.lyracc.com/artikel/java-untuk-pemula/while-dan-do-while



Contoh program array 2 dimensi

public class searching8 {

public static void main(String[] args){
String [][] mhs = // string dua dimensi ciri [][] ada dua array
{{"08310551", "Mary", "08566767676", "Tankywood"}, // data string yang sudah diisi
{"08310066", "Uthe", "089999998", "Bandungr"},
{"08310088", "Yuni", "021765659", "Jakarta"},
{"08310099", "Ferdian", "023435265", "Tenggarong"},
{"08310055", "Garin", "023455678", "Bandung"},

};

System.out.println("=============================="); // membuat garis
System.out.println("Program Searching Sederhana"); // menampilkan tulisan
System.out.println("1. Searching by NIM"); // menampilkan perintah seaching berdasarkan NIM
System.out.println("2. Searching by Nama"); // menampilkan perintah seaching berdasarkan Nama
System.out.println("3. Searching by No Telp"); // menampilkan perintah seaching berdasarkan Telp
System.out.println("4. Searching by Alamat"); // menampilkan perintah seaching berdasarkan Alamat
System.out.print("Masukkan pilihan : "); // menampilkan perintah untuk memasukan pilihan kita
String temp = BacaKeyboard.bacaString(); //temp untuk menampung nilai sementara
int pil = Integer.parseInt(temp); //mengubah nilai string di temp menjadi integer di pil
System.out.println("=============================="); // membuat tampilan garis
System.out.println(); // perintah untuk menampilkan hasil

String cari; // deklarasi Cari dengan tipe Data string
boolean ketemu = false; // deklarasi ketemu dengan tipe Data boolean jika ketemu maka menjadi false

System.out.print("Data yang ingin dicari: "); // menampilkan tulisan "Data yang ingin dicari"
cari = BacaKeyboard.bacaString(); // deklarasi Cari adalah menggunakan program Bacakeyboard
System.out.println("------------------------------"); // membuat tampilan garis
int i = 0; // deklarasi i = 0 adalah integer
do {
if(mhs[i][pil-1].equalsIgnoreCase(cari)) //proses searching
ketemu = true;
System.out.println("NIM\t: " + mhs[i][0]); //proses searching
System.out.println("Nama\t: " + mhs[i][1]); //proses searching
System.out.println("Telp\t: " + mhs[i][2]); //proses searching
System.out.println("Alamat\t: " + mhs[i][3]); //proses searching
System.out.println("------------------------------");
}
i++; // nilai i akan bertambah
}while(i
if(!ketemu){ // if dengan kondisi"!ketemu" artinya tidak (!)True maka jadi false
System.out.println("Data Tidak Ditemukan"); // menampilkan tulisan "Data Tidak Ditemukan"
}
}
}
}

Tips penulisan program dalam Java

Tips penulisan program dalam Java.Untuk menghindari kesalahan sejak dini, pada saat membuat program selalu diusahakan mengetikan deklarasi class secara utuh terlebih dahulu:

Class Hello {}
Kemudian setelah itu ketikan kode isi dari class didalam antara kurung kurawal :

Class Hello {
// Isi class
}

Hal ini untuk mencegah error dini terjadinya syntax error( error karena kurang penutup kurung kurawal). Demikian juga ketika membuat deklarasi untuk method main;

Class Hello{
Public static void main(String[])args){}
}

Setelah membuat deklarasi method main dengan lengkap, kemudian barulah kita mengetikan isi dari method tadi.

Class Hello{
Public static void main (String[]args){
// isi method main}
}

Hal seperti ini yang sering terjadi dan jangan dianggap sepele karena akan menyulitkan kita di akhir penulisan, pada saat kita menjalankan program.Setiap kita membuat program selalu berika baris kosong/ spasi kosong untuk memudahkan dalam membaca program yang kita tulis.

Class Hello{
Public static void main (String[]args){
// isi method main
}
}


Contoh diatas adalah contoh penulisan program yang baik karena terdapat spasi kosong diantara tanda { }.

Jumat, 14 Mei 2010

Beberapa istilah dalam Program Java

Class
adalah blue print yang digunakan untuk mencetak object,sehingga object object yang dicetak dengan kelas yang sama akan memiliki kesamaan atribute dan method yang khas dan kelas juga digunakan sebagai tipe data dari objek objeknya.
Contoh kelas misalnya Buku,Mobil,Mahasiswa.
Contoh objek misalnya suatu buku suatu mobil, dll

Attribute
Adalah apa saja yang dapat diinformasikan mengenai identitas atau ciri atau kondisi suatu objek.
contoh: Deklarasi attribut:
(modifier tipedata namavariabel:
(public)(static) final tipedata NAMA_KONSTANTA= nilai;

Contoh
public class CircleClass{
public static final double PI =
3.14159265358979323846;
public double x, y,r;
// dan seterusnya
}


Method adalah apa saja yang dapat dilakukan atau dialami suatu objek, jika bersifat static berarti dilakukan oleh semua objec dalam class tersebut. Method diletakan didalam classbody.
Bentuk umum method:
[modifier] tipe_return_value namaMethod([tipe} [parameter])
[throws namaClassEksepsi] { methodbody;
}

abstract tipe_return_value namaMethod([tipe][parameter]);

Modifier boleh lebih dari satu(dipisah oleh spasi). pasangan tipe dan parameter dapat lenih dari satu (dipisah oleh koma).

Bentuk umum method main() sebagai berikut:
{modifier} tipe_return_value main(String args[] {methobody}
ada lima sintax pemanggilan method :
1. namaObjek.namaMethod([argument]); // cara 1
2. namaClass.namaMethod([argument]); // cara 2
3. super.namaMethod([arguments]); // cara 3
4. this.namaMethod([arguments]); // cara 4
5. namaMethod([nilaiParameter]); // cara 5

Method dasar ada dua jenis yaitu getter() dan setter().
Method getter adalah untuk mengambil informasi isi attribut dalam suatu class.
Method setter adalah untuk memberikan isi attribut dalam suatu class.
contoh:

public class Dog{
// information hidding
private int weight(){
// Method jenis getter()
public int weight(){
return weight;
}
// method jenis setter()
public void setWeight ( int newWeight) {
weight = new Weight;
}

}

Tips penulisan program dalam Java

Tips penulisan program dalam Java.
Untuk menghindari kesalahan sejak dini, pada saat membuat program selalu diusahakan mengetikan deklarasi class secara utuh terlebih dahulu:
Class Hello {}
Kemudian setelah itu ketikan kode isi dari class didalam antara kurung kurawal :
Class Hello {
// Isi class
}
Hal ini untuk mencegah error dini terjadinya syntax error( error karena kurang penutup kurung kurawal). Demikian juga ketika membuat deklarasi untuk method main;
Class Hello{
Public static void main(String[])args){}
}
Setelah membuat deklarasi method main dengan lengkap, kemudian barulah kita mengetikan isi dari method tadi.
Class Hello{
Public static void main (String[]args){
// isi method main}
}
Hal seperti ini yang sering terjadi dan jangan dianggap sepele karena akan menyulitkan kita di akhir penulisan, pada saat kita menjalankan program. Setiap kita membuat program selalu berika baris kosong/ spasi kosong untuk memudahkan dalam membaca program yang kita tulis.
Class Hello{
Public static void main (String[]args){
// isi method main
}
}

Contoh diatas adalah contoh penulisan program yang baik karena terdapat spasi kosong diantara tanda { }.

Sabtu, 08 Mei 2010

Mengapa Anda Mudah Lelah

Kerja seharian membuat anda merasa lelah, kondisi itu masih wajar. Tapi, jika kelelahan tersebut tak kunjung hilang dalam waktu lama, sebaiknya Anda mulai waspada. Ada penyakit yang bisa tiba-tiba menyerang, namanya Chronic Fatigue Syndrome (CFS).

CFS atau sindroma kelelahan kronis ini, menurut Women Health Center, AS, adalah penyakit kelelahan yang tak kunjung sembuh selama lebih dari enam bulan. Penyakit ini jarang sekali terdiagnosis karena biasanya penderita hanya mengeluh mudah lelah. Gejalanya mirip dengan flu. Penyakit ini paling banyak menyerang wanita aktif.

Apa penyebabnya?
Belum diketahui dengan pasti, apa sesungguhnya penyebab CFS. Pemeriksaan fisik terhadap pasien sering tidak dapat mendeteksi CFS. Biasanya pasien malah dianggap mengalami gangguan psikis sehingga diminta untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.

Namun, melihat gejala adanya infeksi pencernaan pada pasien akibat jamur atau parasit, dokter-dokter yang pernah menangani kasus ini menduga diet tidak seimbang merupakan salah satu faktor penyumbang. Jamur atau parasit tersebut membuat pencernaan pasien jadi lebih sensitif terhadap makanan. Daya tahan tubuh pun melemah, maka datanglah infeksi. Buntutnya, pasien rentan pula terhadap gangguan ini.

Apa gejalanya?
Mirip gejala flu, sakit kepala yang tidak mereda selama lebih dari 6 bulan, sulit tidur pulas, nyeri di tenggorokan, nyeri otot, nyeri pada leher dan ketiak (kelenjar limfe), nyeri sendi, infeksi, dan penurunan daya ingat.

Jika Anda merasakan punya minimum empat gejala di atas, bisa jadi Anda menderita CFS, terlebih bila Anda termasuk wanita (bekerja kantoran atau ibu rumah tangga) yang sangat sibuk sehingga sulit punya waktu untuk beristirahat.

Apa solusinya?
Ada beberapa hal yang biasanya dianjurkan oleh dokter. Istirahat total selama beberapa waktu adalah saran utama dokter. Relaksasi juga dianjurkan, yang dipadankan dengan olahraga ringan, seperti berjalan kaki santai dalam jarak pendek (di halaman rumah atau kompleks rumah), beryoga, atau cukup dengan mengerjakan tugas rumah tangga ringan.

Namun, yang paling penting adalah mengubah gaya hidup. Dengan menyeimbangkan aktivitas dengan istirahat, berusaha untuk lebih santai agar tidak stres, serta perubahan pola makan. (umi)

• VIVAnews
 Kamis, 6 Mei 2010, 18:24 WIBPetti Lubis, Mutia Nugraheni - VIVAnews -

Jumat, 07 Mei 2010

Mau dapat uang kunjungi TrekPay

TrekPay adalah suatu layanan situs pencari yang beroperasi secara berbeda dari mesin mesin pencari lain seperti google,yahoo dll. Klien kami akan memuat semua jenis iklan yang ditampilkan di situs Web mereka berdasarkan kata kunci yang ada di blog dan ketika mesin pencari akan menampilkan daftar situs dengan Iklan yang sesuai dengan kata kunci pada blog masing masing.Maka mesin pencarian akan menampilkan nya Seperti :"Kunjungi situs ini dan temukan yang Anda cari". ". 
Lalu bagaimana anda akan mendapatkan penghasilan ...? 

Anda diharuskan mengundang pengunjung untuk mengunjungi ke situs anda dan usahaka agar para pengunjung meng klik pada Iklan yang anda pasang yang terkait dalam pencarian. Klien kami akan mendapatkan uang dari menunjukkan Anda pada Iklan ini.Sehingga kami pada gilirannya akan dapat menghasilkan uang dari iklan web anda dan kami akan "berbagi keuntungan" dengan semua anggota kami. Semakin tinggi peringkat Anda dan semakin banyak yang mengklik iklab maka semakin Anda bisa mendapatkan banyak penghasilan. Promosikanlah Web atau Blog anda dan Pastikan pengunjung blog anda untuk mengklik Iklan di situs anda, jika mereka tertarik dengan iklan yang Anda pasang ... Hal ini membuat kita melakukan sebuah bisnis!.
Maka Semua orang akan mendapatkan apa yang mereka inginkan".

Sabtu, 01 Mei 2010

Program Java : Kelas Hello

Membuat program "Hello semua"

Setelah semua software untuk mendukung program java terpasang dengan baik maka kita sudah dapat memulai untuk membuat beberapa program sederhana dalam bahasa java tentunya. Program yang paling sederhana adalah menulis kata " Hello semua" langkah langkah nya adalah sebagai berikut:

1. Jalankan text editor
2. Tuliskan kode program nya sebagai berikut:

// file program ini harus disimpan dalam nama Hello.java

public class Hello {
public static void main (String[] args {
System.out.println ("Hello semua"); // setiap akhir perintah harus diberi tanda ;
}
}

3. Simpan file dengan nama Hello.java

Sekarang mari kita telaah kode yang telah kita tulis:

// file program ini harus disimpan dalam nama Hello.java
Kode dengan // adalah kode yang dipakai di dalam bahasa java untuk memberikan komentar tanpa ikut tereksekusi dalam program.
Baris berikutnya adalah sebagai berikut:
public class Hello {
Bari ini merupakan kata kunci Class untuk mendefinisikan sebuah kelas baru dan diikuti dengan nama kelas nya. tanda kurung kurawal adalah untuk mengawali sebuah blok program;sedangkan tanda kurung kurawal tutup untuk menutup sebuah blok program.

Baris selanjutnya adalah
public static void main (String[] args {
Baris ini akan memulai method main(), yaitu method utama yang pasti dimiliki oleh semua program java dan akan dieksekusi pertama kali pada saat program dijalankan.

Strings[] args adalah method main menerima variabel dengan nama args dan tipe String sebagai parameter. tanda [] berarti args merupakan variabel array.

Baris selanjutnya dari kode diatas adalah sebagai berikut :
System.out.println ('Hello semua");
Kode tersebut digunakan untuk menampilkan teks " Hello semua" kelayar out put ( dalam hal ini, layar monitor).
terakhir, kode diatas ditutup dengan tanda kurung kurawal tutup ( } )tanda tersebut digunakan sebagai akhir dari definisi kelas Hello.

Setelah itu, lakukan kompilasi program menggunakan perintah javac pada command prompt.


Caranya sebagai berikut:
1. jalankan command prompt dengan mengetik cmd pada run lalu tekan enter keyboard.
2. Masuk ke drive C dengan mengetik cd\ lalu tekan enter keyboard.
3.Lakukan kompilasi dengan mengetik Javac diikuti nama file java, yaitu Javac Hello.java lalu tekan enter keyboard.
perhatikan bahwa tulisan huruf harus sama dengan yang kita ketik sebelumnya. perhatikan juga huruf besar dan huruf kecilnya.
4.Jalankan program dengan mengetik Java diikuti nama file yang telah dikompilasi, tanpa menyertakan.class.
jadi kita ketik : java Hello maka pada out put akan keluar tulisan "Hello semua"

Program Java : Bytecode

Java adalah sebuah bahasa pemograman yang cukup dikenal luas di dunia programer. Dalam sebagian besar bahasa pemograman, sebuah kode program harus di kompilasi dan di terjemahkan(interpet) sehingga dapat dijalankan didalam sebuah komputer. Software untuk menjalankankompilasi di sebut kompiler. dan untuk melakukan interpretasi dibutuhkan sofware interpreter.perbedaan diantara keduanya terletak pada proses eksekusi kodenya.Kompiler akan menerjemahkan isi kode program scara keseluruhan sedangkan interpreter bekerja dengan cara baris demi baris, maka dengan demikian interpreter bekerja lebih lambat di bandingkan kompiler.

Untuk program Java menggunakan keduanya. sehingga berarti bahwa Java berperan sebagai Compiler dan interpreter. Konsepnya sederhana mula mula kode program yang ditulis dengan bahasa Java akan dikompilasi menjadi suatu kode objek.

Dalam Terminologi Java kode objek ini disebut Bytecode.Jadi dalam bahasa Java hasil akhir programnya akan berupa bytecode berektansi class, bukan file.EXE.
Selanjutnya Bytecode akan dieksekusi baris demi baris oleh interpreter.Dengan demikian, proses kompilasi hanya dilakukan sekali, akan tetapi proses interpet akan dilakukan setiap program di eksekusi.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mobi Info

...

Lazada Promo