Google Searching

Info

Sabtu, 21 Juni 2014

Perbedaan Gula Pasir, Gula Batu dan Gula Merah

Dalam kehidupan sehari hari Gula merupakan makanan favorit semua orang karena rasanya yang manis. Gula banyak dibuat orang sebagai campuran berbagai jenis makanan dan minuman. Penggunaan gula biasanya dengan cara menambahkan pada makanan dan minuman, jarang orang yang mengonsumsi gula secara langsung. 

Ada 3 jenis gula yang dikenal dimasyarakat, yaitu Gula pasir, Gula batu dan Gula merah atau Gula Aren. Ketiga jenis gula ini memiliki dampak yang berbeda bagi kesehatan tubuh, khususnya Pankreas. Berikut ini pemaparan dari masing masing gula terhadap kesehatah tubuh:

1. Gula Pasir 

Gula pasir adalah jenis gula yang berbentuk butiran kecil seperti pasir (putih kecoklatan). Gula pasir merupakan jenis yang paling banyak digunakan dalam kehidupan kita sehari-hari. Karena bentuknya yang berupa butiran kecil, sehingga mudah larut dalam makanan dan minuman sangat mudah digunakan. 

Dampak penggunaan gula pasir terhadap tubuh terutama pankreas?
Untuk mengubah gula pasir menjadi gula darah, tubuh hanya memerlukan waktu 3 menit. Tetapi untuk mengubah gula darah menjadi energi yang dapat disimpan dalam otot, pankreas memerlukan waktu kira-kira 140 menit. Mengapa? 

Dalam Proses pembuatannya, gula pasir dipanaskan sampai dengan 400 derajat Celcius. Semakin tinggi proses pemanasan makanan, makanan akan semakin sulit dicerna. 

Dalam satu hari, pankreas yang normal hanya mampu mengubah 5 gram (½ sendok) gula pasir menjadi energi. Bagaimana jika kita mengkonsumsi lebih dari ½ sendok gula pasir? Sisa gula pasir yang tidak bisa diproses oleh pankreas akan tertimbun dalam tubuh menjadi gula darah dan lemak. Lama-kelamaan tubuh kita akan terkena penyakit diabetes.

2.  Gula Batu

Gula Batu adalah jenis gula yang berbentuk seperti batu (bening/putih, mirip dengan es batu). Proses pembuatannya hampir sama dengan gula pasir, namun suhu yang diperlukan untuk memprosesnya tidak setinggi pada gula pasir. Dalam satu hari, pankreas yang normal mampu mengubah 60 gram (sekitar 6 sendok makan) gula batu menjadi energi. Dengan prosenya yang tidak memerlukan panas yang tinggi maka Gula batu tergolong lebih sehat dibanding gula pasir. 

3. Gula Merah

Gula Merah dikenal juga dengan nama Gula Jawa atau Gula Aren adalah gula yang dibuat dari bunga pohon kelapa/aren, biasanya lebih sering digunakan untuk bumbu dapur. Dalam satu hari, kondisi normal pankreas mampu mengubah 90 gram (sekitar 9 sendok makan) gula merah menjadi energi. 

Jika dibandingkan dari semua Gula yang sering dipakai, gula merah merupakan gula yang paling sehat di antara Gula Pasir dan Gula Batu. Agar Pankreas anda tetap sehat, sebaiknya kita mengurangi konsumsi gula, baik itu Gula Merah, Gula batu, terlebih lagi Gula Pasir. Pankreas mempunyai batas kemampuan untuk mengubah gula menjadi energi, dan jika pankreas sudah tidak mampu melakukan tugasnya, maka tubuh bisa terkena penyakit Diabetes.

#Dampak Gula Bagi Tubuh  #Dampak Gula Bagi Pankreas

Berita Lainnya:



LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mobi Info

...

Lazada Promo