Google Searching

Info

Selasa, 08 Maret 2016

13 Jenis Vitamin dan Fungsinya Bagi Tubuh Manusia

Pada berbagai sumber makanan terdapat 13 Jenis Vitamin yang masing masing memiliki fungsi yang berbeda beda. Dari semua Vitamin tadi terdapat 2 (dua) kelompok besar Vitamin, yaitu Vitamin yang dapat larut dalam air (Water Soluble Vitamin) dan Vitamin yang dapat larut dalam Lemak (Fat Soluble Vitamin). 

Vitamin yang dapat larut dalam air antara lain adalah Vitamin B dan Vitamin C, sedangkan Vitamin yang dapat larut dalam lemak antara lain adalah Vitamin A, Vitamin D, Vitamin E dan Vitamin K

Berikut ini adalah daftar Vitamin beserta Fungsinya bagi kesehatan tubuh, Sumber Makanan dan Penyakit yang timbul akibat kekurangannya. 

1. Vitamin A 
Nama Biokimia (Vitaminer) : Retinal, Retinol, Carotenoids Fungsi : Penting untuk indra penglihatan, menjaga kesehatan Kulit dan imunitas Tubuh Penyakit akibat kekurangannya : Rabun Senja, Katarak, Hyperkeratosis (benjolan putih pada folikel rambut), Keratomalacia (Perusakan Kornea) Sumber Makanan Vitamin A : Buah-buahan berwarna Merah dan Kuning (Wartel, Cabe Merah, Pisang, Pepaya), Susu, Margarine, Hati dan Ginjal, Sayuran yang berwarna Hijau dan Kuning.

2. Vitamin B1 
Nama Biokimia (Vitaminer) : Thiamine Fungsi : Penting untuk system saraf dan fungsi jantung, Mencegah penyakit beri-beri Penyakit akibat kekurangannya : Daya tahun tubuh berkurang, Penyakit Beri-beri, kurang nafsu makan, kulit kering, kulit bersisik, susah buah air besar. Sumber Makanan Vitamin B1 : Gandum, kacang hijau, kacang kedelai, daging, susu, roti, tepung, ikan, daging tanpa lemak, ayam dan lain sebagainya. 

3. Vitamin B2 
Nama Biokimia (Vitaminer) : Riboflavin Fungsi: Penting untuk Kulit, Pertumbuhan jaringan tubuh, mencegah kepekaan mata terhadap cahaya Penyakit akibat kekurangannya : Penyakit Ariboflavinosis, Turunnya daya tahan tubuh, kulit kering, kulit bersisik, mulut kering, bibir pecah-pecah. Sumber Makanan Vitamin B2 : Susu, Pisang, Kacang hijau, asparagus, sayuran hijau yang berdaun, daging tanpa lemak. 

4. Vitamin B3 
Nama Biokimia (Vitaminer) : Niacin, Niacinamide Fungsi : Membantu makanan menjadi energi, membantu sistem saraf, mencegah penyakit pellagra, mencegah berkurangnya nafsu makan. Penyakit akibat kekurangannya : Penyakit Pellagra (Penyakit karena kurang makan), insomnia mual-mual, badan lemas, otot mudah keram dan kejang. Sumber Makanan Vitamin B3 : Telur, Roti, daging ayam, daging sapi, ikan (tuna dan salmon), Sayur-sayuran, berdaun, asparagus, hati, ragi, susu, Avokado, Brokoli. 

5. Vitamin B5 
Nama Biokimia (Vitaminer) : Pantothenic acid (Asam Pantotenat) 
Fungsi : Membantu pemecahan nutrisi makanan (terutama pada lemak), menjaga komunikasi sistem saraf dan otak, memproduksi senyawa asam lemak, sterol, neurotransmiter, dan hormon tubuh. Penyakit akibat kekurangannya : Penyakit Paresthesia, Otot mudah kram, sulit tidur, kulit kering dan bersisik. 
Sumber Makanan Vitamin B5 : Brokoli, Avokado, daging, Sayur-sayuran.

6. Vitamin B6 
Nama Biokimia (Vitaminer) : Pyridoxine (Pridoksin) 
Fungsi : Penting kesehatan gigi dan gusi, penting untuk sel-sel darah merah dan sistem saraf, memproduksi antibodi. 
Penyakit akibat kekurangannya : Penyakit Anemia (kekurangan darah), Gangguan sistem saraf Sumber Makanan Vitamin B6 : Daging, Pisang, sayur-sayuran dan kacang-kacangan. 

7. Vitamin B7 
Nama Biokimia (Vitaminer) : Biotin Fungsi : Membantu reaksi biokimia pada tubuh seperti transfer karbondioksida dan metabolisme karbohidrat dan lemak.
Penyakit akibat kekurangannya : Dermatitis, Enteritis, depresi, nusea, anemia dan kerontokan rambut. 
Sumber Makanan Vitamin B7 : Daging, kuning telur, pisang, kacang-kacangan, ragi dan gandum. 
  
8. Vitamin B9 
Nama Biokimia (Vitaminer) : Folic acid (Asam Folat) 
Fungsi : Mencegah kecacatan pada janin, membantu tubuh dalam proses metobolisme protein yang berlangsung, membangun sel-sel darah merah yang sehat, menurunkan resiko penyakit jantung. 
Penyakit akibat kekurangannya : Kecacatan pada janin 
Sumber Makanan Vitamin B9 : Bayam, Kacang polong, biji Bunga matahari, kentang, tomat, jeruk,
Telur dan hati. 

9. Vitamin B12 
Nama Biokimia (Vitaminer) : Cyanocobalamin, hydroxycobalamin, methylcobalamin 
Fungsi : Menjaga kesehatan sistem saraf, mencegah penyakit anemia dan penting untuk pertumbuhan bagi anak-anak. 
Penyakit akibat kekurangannya : Penyakit Anemia (Kurang darah), cepat lelah. 
Sumber Makanan Vitamin B12 : Ikan, daging, telur, susu, hati. 

10.Vitamin C 
Nama Biokimia (Vitaminer) : Ascorbic acid (Asam Askorbat) 
Fungsi : Penting untuk kesehatan gigi dan gusi serta tulang, Membentuk sel-sel tubuh dan pembuluh darah, mencegah penyakit kudis, meningkatkan daya tahan tubuh, sebagai antioksidan. 
Penyakit akibat kekurangannya : Lidah pecah-pecah, berkurangnya energi / cepat lelah, penyakit kudis, penyakit sariawan, anemia. 
Sumber Makanan Vitamin C : Jeruk, Tomat, arbei, Strawberry, asparagus, kol, susu, mentega dan ikan. 

11.Vitamin D 
Nama Biokimia (Vitaminer) : Cholecalciferol, Ergocalciferol (Kalsiferol) 
Fungsi : Penting untuk Gigi dan tulang, membantu tubuh menggunakan Kalsium dan Phospor, mencegah penyakit rahkitis (pelunakan tulang pada anak-anak). 
Penyakit akibat kekurangannya : Rheumatoid arthritis (radang sendi), Penyakit Osteomalasia (hilangnya unsur fosfor dan kalsium secara berlebihan), diabetes, Penyakit Rahkitis. 
Sumber Makanan Vitamin D : Ikan, telur, hati, Jamur, Kedelai, Susu, udang, tiram. Paparan sinar Matahari.

12.Vitamin E 
Nama Biokimia (Vitaminer) : Tocopherols, Tocotrienols 
Fungsi : Penting untuk fungsi darah, mencegah asam lemak yang berlebihan, menjaga jaringan kesehatan kulit, mata, darah merah dan hati, Sebagai antioksidan alami, melindungi paru-paru dari polusi udara. 
Penyakit akibat kekurangannya : kemandulan, gangguan saraf dan otot. 
Sumber Makanan Vitamin E : minyak sayur, gandum, padi-padian, lettuce, ikan, ragi, kuning telur.

13.Vitamin K 
Nama Biokimia (Vitaminer) : Phylloquinone, Menaquinones 
Fungsi : membantu metabolisme tubuh dan mencegah penyakit diabetes, menekan proses pendarahan akibat pemakain senyawa aspirin atau antibiotik berlebihan, menurunkan risiko terkena penyakit osteoporosis. 
Penyakit akibat kekurangannya : menghambat pembekuan darah, menurunnya kepadatan tulang. Sumber Makanan Vitamin K : Sayuran berdaun hijau, avocado, kiwi, peterseli (parsley).

Dari berbagai sumber.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mobi Info

...

Lazada Promo