Google Searching

Info

Senin, 14 Maret 2016

Gunung Tangkuban Parahu


Gunung Tangkuban Parahu

Legenda yang ada dimasyarakat tentang asal-usul Gunung Tangkuban Perahu dari wikipedia, dikaitkan dengan legenda Sangkuriang, yang dikisahkan jatuh cinta kepada ibunya, Dayang Sumbi/Rarasati. Untuk menggagalkan niat anaknya menikahinya, Dayang Sumbi mengajukan syarat supaya Sangkuriang membuat sebuah telaga dan sebuah perahu dalam semalam. Ketika usahanya gagal, Sangkuriang marah dan menendang perahu itu sehingga mendarat dalam keadaan terbalik. Perahu inilah yang kemudian membentuk Gunung Tangkuban Parahu.

 

Gunung Tangkuban Perahu merupakan salah satu gunung yang ada di Provinsi Jawa Barat, Indonesia.Lokasi Gunung ini  sekitar 20 km ke arah utara Kota Bandung, Gunung ini dikelilingi dengan rimbun pohon pinus dan hamparan kebun teh di sekitarnya, Gunung Tangkuban Perahu mempunyai ketinggian setinggi 2.084 meter dari permukaan laut.Gunung Tangkuban Perahu termasuk dalam bentuk Stratovulcano dengan pusat erupsi yang berpindah dari timur ke barat. 

 Kawah Gunung Tangkuban Parahu
 Kawah Gunung Tangkuban Parahu
 Kawah Gunung Tangkuban Parahu mengeluarkan uap air dan Belerang.

Lava dan sulfur merupakan jenis batuan yang dikeluarkan Gunung Tangkuban Perahu pada saat terjadi letusan, tetapi pada saat tidak aktif gunung ini hanya mengeluarkan uap dan minerla sulfur atau dikenal dengan Belerang.

Pemandangan hutan yang ada pada sekeliling lereng puncak gunung Tangkuban perahu.

Daerah Gunung Tangkuban Perahu dikelola oleh Perum Perhutanan. Suhu rata-rata hariannya adalah 17 oC pada siang hari dan 2 oC pada malam hari. Gunung Tangkuban Perahu mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau Hutan Gunung.

 Pemandangan hutan gunung yang dapat dilihat dari puncak gunung Tangkuban perahu.

 


Gunung Tangkuban Parahu yang terletak di Lembang Jawa barat ini termasuk gunung api aktif yang statusnya diawasi terus oleh Direktorat Vulkanologi Indonesia. Yang ditandai dengan beberapa kawahnya masih menunjukkan tanda tanda keaktifan diantaranya adalah munculnya gas belerang dan sumber-sumber air panas di kaki gunungnya. Beberapa sumber mata air panas di antaranya adalah di kasawan Ciater, Subang. Gunung Tangkuban Parahu pernah mengalami letusan kecil pada tahun 2006.


Keberadaan gunung ini serta bentuk topografi Bandung yang berupa cekungan dengan bukit dan gunung di setiap sisinya menguatkan teori keberadaan sebuah telaga besar yang kini merupakan kawasan Bandung. Para ahli geologi meyakini bahwa kawasan dataran tinggi Bandung dengan ketinggian kurang lebih 709 m di atas permukaan laut merupakan sisa dari danau besar yang terbentuk dari pembendungan Ci Tarum oleh letusan gunung api purba yang dikenal sebagai Gunung Sunda dan Gunung Tangkuban Parahu merupakan sisa Gunung Sunda purba yang masih aktif. Fenomena seperti ini dapat dilihat pada Gunung Krakatau di Selat Sunda dan kawasan Ngorongoro di Tanzania, Afrika.


Sumber: Wikipedia.

Lihat Juga Videonya:
Suasana lebaran 2015 Gunung Tangkuban Perahu
Kawah Tangkuban Perahu Terkini 2015
Forest sightings on the slopes mountain Tangkuban Perahu
The beauty of the forest on the mountain tangkuban perahu 18th july 2015
Crater condition after big eruption, Gunung Tangkuban Perahu on 18 th July 2015.

Lihat Posting Gunung Lainnya:
Gunung Tangkuban Parahu 
Super Volcano Gunung Toba   
Gunung Kerinci Puncak tertinggi di Pulau Sumatera
Gunung Rinjani Puncak tertinggi di Kepulauan Nusa Tenggara dan Bali   
Gunung Semeru Puncak tertinggi di Pulau Jawa
Gunung Bukit Raya Puncak tertinggi di Pulau Kalimantan
Gunung Binaiya Puncak tertinggi di Kepulauan Maluku
Gunung Latimojong Puncak tertinggi di Pulau Sulawesi  
Gunung Agung Bali
Info Lainnya:


LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mobi Info

...

Lazada Promo