Google Searching

Info

Sabtu, 07 Juli 2018

Fenomena Aphelion Dan Perihelion


Fenomena Aphelion Dan Perihelion
Fenomena Aphelion Dan Perihelion 


Mendekati tangal 6 Juli 2018 di berbagai media sosial banyak beredar informasi tentang fenomena Aphelion apalagi dalam informasinya di kaitkan dengan suhu urdara yang dingin. Fenomena Aphelion sebuah istilah yang cukup asing bagi orang awam. Istilah ini membuat rasa penasaran untuk di cari arti dan pengertiannya.

Dalam ilmu astronomi terdapat istilah Fenomena Aphelion dan Fenomena Perihelion.

Apakah Fenomena  Fenomena Aphelion ?
Fenomena Aphelion adalah istilah untuk posisi Bumi yang berada pada jarak terjauh dengan Matahari.
Menurut Deputi Bidang Meteorologi, Drs. Mulyono R. Prabowo, M.Sc., "Sebenarnya fenomena aphelion ini adalah fenomena astronomis yang terjadi setahun sekali pada kisaran bulan Juli.
Apakah Fenomena  Fenomena Perihelion ?

Fenomena Perihelion adalah istilah untuk posisi Bumi yang berada pada jarak terdekat dengan Matahari. Jadi kesimpulannnya Fenomena Perihelion merupakan kebalikan dari Fenomena Aphelion.

Bumi Berada di Titik Aphelion Apakah Itu?

Fenomena Aphelion Dan Perihelion  

Pada tahun 2018 ini, pada tanggal 6 Juli 2018, Bumi berada pada posisi terjauhnya dengan matahari. Fenomena ini disebut juga sebagai Aphelion, yang merupakan kebalikan dari Perihelion, yakni planet berada pada titik terdekat dengan matahari.



Dilansir Nytimes, Jumat (6/7/2018), pada posisi Aphelion, Bumi akan berada tiga juta mil lebih jauh dari matahari. Perubahan ini terjadi karena orbit planet Bumi tidak melingkar secara sempurna, sehingga ada kalanya Bumi menempati posisi terdekat atau terjauhnya dengan matahari.

Menurut Wikipedia menerangkan bahwa Bumi berada pada jarak 147,1 juta kilometer dari Matahari saat perihelion, sementara pada aphelion Bumi berada sejauh 152,1 juta kilometer.

Pada umumnya fenomena Aphelion terjadi pada saat Juli, sedangkan lawannya penomena Perihelion, berada setiap Januari.

Dengan posisinya di titik terjauh Bumi dengan matahari menjadikan jumlah sinar matahari yang diterima oleh planet turun hingga 7 persen dibandingkan dengan Januari. Adanya perubahan dalam orbit planet ini tidak mempengaruhi fenomena musim di Bumi.

Puncak dari fenomena ini kabarnya terjadi pada malam hari, sehingga di Indonesia dan negara-negara sekitarnya tidak dapat melihat peristiwa ini. Akan tetapi, mereka yang tinggal di Amerika Serikat akan dapat menyaksikannya.

Saat terjadi fenomen Aphelion, oleh karena Bumi berada pada jarak terjauhnya dengan Matahari, maka Matahari akan tampak lebih kecil. Meskipun demikian, perbedaan ini tidak akan terlalu terlihat, karena jarak Bumi dengan matahari ketika Aphelion berubah sekira 3 persen.

Apakah Fenomena Aphelion berbahaya bagi makhluk hidup di Bumi ?
Fenomena Aphelion tidak berbahaya bagi makhluk hidup di Bumi.


Apakah Fenomena Aphelion Pengaruhi Suhu Dingin di Indonesia?

Sumber:
http://www.perseus.gr/Astro-Solar-Scenes-Aph-Perihelion.htm
https://techno.okezone.com/read/2018/07/06/56/1918922/bumi-berada-di-titik-terjauh-dengan-matahari-apa-dampaknya
http://www.tribunnews.com/nasional/2018/07/06/bukan-fenomena-aphelion-inilah-penyebab-cuaca-dingin-yang-melanda-indonesia

Mobile ads:


LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mobi Info

...

Info Promo