Langsung ke konten utama

Unggulan

Nama Burung Di Indonesia

Nama Burung Di Indonesia Alap-alap     Alap-alap australia     Alap-alap capung     Alap-alap coklat     Alap-alap erasia     Alap-alap kawah     Alap-alap layang     Alap-alap sapi     Alap-alap walet     Alap-alap macan Alpine     Alpine papua Angsa     Angsa boiga     Angsa hitam Angsa-batu     Angsa-batu christmas     Angsa-batu coklat     Angsa-batu kaki-merah     Angsa-batu topeng Angsa-kerdil     Angsa-kerdil hijau     Angsa-kerdil kapas Anis     Anis buru     Anis cacing     Anis geomalia     Anis gunung     Anis hutan     Anis kening     Anis merah     Anis nusa tenggara     Anis punggung-merah     Anis siberia     Anis sisik     Anis sulawesi Anis-bentet     Anis-bentet kecil     Anis-bentet kelabu     Anis-bentet sangihe Anis-papua     Anis-papua besar     Anis-papua kecil Anis-puyuh     Anis-puyuh ajax Apung     Apung tanah     Apung zaitun Asi     Asi besar     Asi dada-kelabu     Asi kumis     Asi t

Mengapa Zaman Megalitik Mempunyai Nama Demikian

Lebih dari 5000 tahun yang lalu orang Eropa membangun monumen batu spektakuler. Banyak diantaranya yang masih berdiri dewasa ini, sebagai peninggalan misterius dari masyarakat yang telah lama hilang.

Bat batu berukuan besar ini disebut Megalit ( yang secara harfiah berarti Batu besar ). Beberapa diantaranya berdiri sendiri, yang lain dalam kelompok atau dalam lingkaran. Beberapa Megalit menandai tempat pemakamam dari penguasa penting, sedang yang lain tampaknya berkaitan dengan kepercayaan.

Batu tunggal yang tinggi ( Menhir ), lempeng batu kuburan ( Dolmen ), dan sisa batu dalam lingkaran besar serta tonggak kayu ( Henge ) masih berdiri dewasa ini. Stonehenge adalah contoh sisa sisa dari zaman Megalitik.

More:
Mengapa (Why) ?

Info:

Komentar

Postingan Populer