Info

Info Bisnis:






Jumat, 29 November 2019

Tanjung Lesung Eco Resort Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten


Tanjung Lesung Eco Resort berada di desa Tanjung Jaya Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Tanjung Lesung memiliki Potensi Pariwisata yang baik, ini ditunjukkan dengan jumlah pengunjung pariwisata Banten wisatawan lokal 14.118.787 orang dan internasional 125.162 (Sumber Banten Dalam Angka 2016) Total keseluruhan pengunjung 14.243.349 wisatawan.

Pengunjung wisatawan Kab. Pandeglang 3.150.900 wisatawan. Bagian usaha agar Tanjung Lesung tiga tahun ke depan bisa masuk 6 juta wisatawan. Kemudian rencana target investasi dan kontribusi untuk jumlah wisatawan mancanegara tahun 2017 ialah 7 juta orang, jumlah wisatawan domestik tahun 2017 7,5 juta orang, pertumbuhan hotel tahun 2017 18 unit hotel (Sumber : BAPPEDA Pandeglang tahun).

Sarana dan Fasilitas pariwisata yang terdapat di Provinsi Banten adalah Curug Putri, Alun-alun Pandeglang, Curug Sawer, Curug Cimanggung, Pemandian Alam Cikoromoy, Curug Gendang, 13 Pulau Umang, Taman Nasional Ujung Kulon, Pulau Peucang, Pantai Batu Hideung. Tanjung Lesung, Pantai Carita, Pantai Anyer.

Berdasarkan kondisi diatas, maka perlu adanya perencanaan & perancangan Kawasan Tanjung Lesung direncanakan dikembangkan dengan Pendidikan Eco Resort memiliki citra Arsitektur Sunda.

Pada Arsitektur Sunda ini yang akan diambil sebagai referensi untuk perencanaan dan perancangan hotel resort ini adalah dari pola kampung masyarakat Sunda secara umum ditunjukan dengan adanya hubungan yang sangat erat dengan aktivitas jalan sebagai sumbu utamanya.

Bentuk arsitektur rumah Tradisional Sunda yang banyak dipakai yaitu bentuk panggung, atap Tradisional Sunda yaitu julang ngapak, material lokal Sunda seperti ijuk, anyaman bambu sebagai penutup dinding, batuan alam yang digunakan sebagai pondasi, air, kayu.

Perencanaan dan Perancangan Tanjung Lesung Resort ini dimaksudkan untuk mendukung program pariwisata pemerintah diatas. Mengusung tema Arsitektur Ekologi, Tanjung Lesung ini akan mengakomodasi potensi sumber daya alam. Yaitu dalam pemanfaatan air hujan melalui kolam retensi (bak penampungan air hujan) yang akan ditampung dulu di gentong yang dan kemudian dialirkan ke bak penampungan disana ada proses filtrasi untuk menjadikan air siap pakai. Pemanfaatan angin melalui kincir angin. Pemanfaatan limbah melalui Biodigester dan Cocopeat. Pemanfaatan material melalui material bekas yang di recyle menjadi barang siap pakai, material lokal seperti batu alam, kayu. Eco Resort ini akan menjadi “branding” pada Tanjung Lesung Resort ini yang berbeda dengan keberadaan Hotel/Resort yang ada di Kawasan Tanjung Lesung.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mobi Info

...

Info Promo