Info

Jumat, 26 Juni 2020

Virus Corona


Virus Corona, Gbr: Kompas.com


Virus Corona dalam bentuk fisik,  digambarkan memiliki bentuk bulat dengan diameter sekitar 100-120 nanometer (nm).
Virus korona manusia yang umum, termasuk tipe 229E, NL63, OC43, dan HKU1, biasanya menyebabkan penyakit saluran pernapasan bagian atas ringan hingga sedang, seperti flu biasa.

Oleh sebab itu, pencegahan infeksi virus corona akan sangat efektif dengan menggunakan masker yang berpori lebih kecil dari 100 nm.

Kebanyakan orang terinfeksi virus dengan menunjukkan gejala seperti hidung meler, sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan, demam dan perasaan tidak sehat pada umumnya.
Virus corona manusia kadang-kadang dapat menyebabkan penyakit saluran pernapasan bawah, seperti pneumonia atau bronkitis, lebih sering terjadi pada orang dengan penyakit kardiopulmoner, orang dengan sistem kekebalan yang lemah, bayi, dan orang dewasa yang lebih tua

Dua virus corona yang terkenal MERS-CoV dan SARS-CoV telah diketahui sering menyebabkan gejala parah. Gejala MERS biasanya termasuk demam, batuk, dan sesak napas yang sering berkembang menjadi pneumonia. Sekitar 3 atau 4 dari setiap 10 pasien yang dilaporkan dengan MERS telah meninggal. Kasus MERS terus terjadi, terutama di Semenanjung Arab. Gejala SARS sering termasuk demam, kedinginan, dan sakit tubuh yang biasanya berkembang menjadi pneumonia. Tidak ada kasus SARS pada manusia yang dilaporkan di mana pun di dunia sejak 2004.

Kini virus corona terbaru ditemukan di Wuhan, China dengan nama 2019-nCOV. Ular weling dan kobra China diduga sebagai sumber asli dari virus ini. Virus ini telah memicu wabah penyakit pernapasan yang mematikan di Tiongkok pada musim dingin 2020. Tercatat hingga Minggu 26 Januari, 56 orang telah tewas akibar virus ini di China.

Kini para pakar kesehatan dan ilmuwan sedunia bergabung untuk mencari vaksin penangkal yang hingga kini belum juga ditemukan.(*)


Posting lainnya:

Referensi:https://health.grid.id/read/352001396/virus-corona-gambarnya-indah-tapi-mematikan-awalnya-menular-hanya-di-antara-hewan?page=all



Info:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Info

Info Promo