Langsung ke konten utama

Unggulan

Nama Burung Di Indonesia

Nama Burung Di Indonesia Alap-alap     Alap-alap australia     Alap-alap capung     Alap-alap coklat     Alap-alap erasia     Alap-alap kawah     Alap-alap layang     Alap-alap sapi     Alap-alap walet     Alap-alap macan Alpine     Alpine papua Angsa     Angsa boiga     Angsa hitam Angsa-batu     Angsa-batu christmas     Angsa-batu coklat     Angsa-batu kaki-merah     Angsa-batu topeng Angsa-kerdil     Angsa-kerdil hijau     Angsa-kerdil kapas Anis     Anis buru     Anis cacing     Anis geomalia     Anis gunung     Anis hutan     Anis kening     Anis merah     Anis nusa tenggara     Anis punggung-merah     Anis siberia     Anis sisik     Anis sulawesi Anis-bentet     Anis-bentet kecil     Anis-bentet kelabu     Anis-bentet sangihe Anis-papua     Anis-papua besar     Anis-papua kecil Anis-puyuh     Anis-puyuh ajax Apung     Apung tanah     Apung zaitun Asi     Asi besar     Asi dada-kelabu     Asi kumis     Asi t

Brokoli Bisa Cegah Maag


Brokoli Bisa Cegah Maag

Beragam penelitian tentang brokoli mengungkapkan bahwa kandungan antioksidan dalam brokoli sangat besar sehingga mampu menekan risiko kanker. Namun, penelitian terbaru dan lebih spesifik mampu memberikan gambaran kemampuan brokoli dalam menekan risiko beragam gangguan pencernaan seperti maag, infeksi lambung, dan kemungkinan kanker perut.

Dalam sebuah studi di Jepang, para ahli mendapati fakta bahwa mengonsumsi 70 gram brokoli segar setiap hari selama dua bulan dapat melindungi tubuh manusia dari bakteri perut yang terkait penyakit maag, infeksi lambung, bahkan kanker perut.

Kandungan sulforaphane yang ada dalam brokoli dapat memicu enzim dalam perut sehingga memberikan perlindungan terhadap senyawa radikal yang dapat merusak DNA dan menyebabkan peradangan.

Sulforaphane dalam brokoli juga diketahui mampu meningkatkan produksi enzim fase II di hati. Enzim ini berperan menggandeng bahan-bahan karsinogen yang dihasilkan dari senyawa prokarsinogen dan mengeluarkannya dari sel. Perlu diketahui, kandungan sulforaphane dalam kecambah brokoli segar lebih tinggi daripada brokoli yang sudah direbus terlalu matang.

Tip: Pilihlah brokoli yang berwarna hijau gelap. Selain dimakan langsung sebagai lalapan, brokoli juga bisa dicampur sayuran dan buah lain untuk salad. Atau pilihan lainnya, Anda bisa mengonsumsi brokoli dalam bentuk jus.

Editor: Anna   |   Sumber :Tabloid Gaya Hidup Sehat
Senin, 16 November 2009 | 09:57 WIB  KOMPAS.com 

Komentar

Postingan Populer