Google Searching

Info

Rabu, 26 Desember 2018

Kereta Api Kuno di Museum Kereta Api Ambarawa

Naik Kereta Api Kuno di Museum Kereta Api Ambarawa
Naik Kereta Api Kuno di Museum Ambarawa 


Berkunjung ke Ambarawa jangan lupa mampir ke Museum KA Ambarawa, meseum ini menjadi salah satu pilihan menarik untuk mengajak keluarga menikmati liburan. Di museum yang juga merupakan stasiun kuno ini, para pengunjung dapat menikmati tur berkeliling Ambarawa hingga Semarang menggunakan kereta api kuno.

Naik Kereta Api Kuno di Museum Kereta Api Ambarawa
Naik Kereta Api Uap Kuno di Museum Kereta Api Ambarawa 

Ada beberapa pilihan perjalanan, baik reguler maupun sewa, dengan dua alternatif kereta dan tujuan. Untuk pilihan kereta, Anda bisa memilih menggunakan kereta uap yang berusia ratusan tahun, maupun kereta diesel kuno. Sedangkan rute yang dipilih ada Ambarawa-Tuntang yang menyuguhkan pemandangan gunung dan melintasi Rawa Pening. Sedangkan rute Ambarawa-Bedono melintasi perbukitan, Gunung Ungaran, dan Gunung Merbabu dengan lintasan menanjak. Wisata perjalanan kereta kuno dengan rute Museum Kereta Api Ambarawa-Stasiun Tuntang berjarak PP 12 km.


Rute Ambarawa-Bedono hanya bisa menggunakan kereta uap, karena menggunakan roda gerigi untuk menaklukkan lintasan menanjak ke bukit. Kepala Stasiun, sekaligus Museum Kereta Ambarawa Rahmayandi, menjelaskan ada dua jalur wisatawan, yang pertama reguler, kedua sewa.

“Reguler sendiri tersedia setiap akhir pekan dan tanggal merah, sifatnya rutin setiap Sabtu minggu wisatawan bisa langsung datang ke museum, membeli tiket, lalu menikmati perjalanan,” ujarnya kepada KompasTravel saat kunjungan media trip hotel GranDhika Semarang, Sabtu (17/12/2016). 

Wisata kereta reguler menggunakan lokomotif diesel, yang menarik tiga gerbong tua sekaligus. Dengan gerbong yang berkapasitas 40 orang dalam tiga kali perjalanan. Selain itu hanya melayani jalur wisata Ambarawa-Tuntang, karena rute landai yang masih memungkinkan dilalui secara terus-menerus. Wisatawan dapat memilih jam perjalanan pagi, pukul 10.00, siang pukul 12.00, atau sore mulai pukul 14.00 WIB. Lama perjalanan pulang pergi Ambarawa-Tuntang selama satu jam. 


Naik Kereta Api Kuno di Museum Kereta Api Ambarawa

Wisatawan dapat membeli tiket di Museum Kereta Ambarawa mulai pukul 08.00 sejak stasiun tersebut buka. Adapun harga tiketnya pun cukup murah. Untuk dapat ikut serta dalam tur kereta api kuno ini para pengunjung diwajibkan membayar Rp 50 ribu per orangnya dan berlaku mulai dari anak-anak berusia 3 tahun ke atas.

“Saran saya untuk perjalanan reguler di akhir pekan, antrelah sejak pagi hari, Anda sudah bisa memesan untuk ketiga jam perjalanan, bahkan sebelum loket dibuka. Karena ada pembatasan kuota tiap perjalanan,” ujar Rahmayandi. Wisata sewa kereta uap maupun diesel

Naik Kereta Api Kuno di Museum Kereta Api Ambarawa
 Naik Kereta Api Diesel Kuno di Museum Kereta Api Ambarawa  

Untuk pilihan kedua menikmati perjalanan kereta uap dengan medan perbukitan dengan cara menyewanya terlebih dahulu. Menurut Rahmayandi, jenis trip ini biasanya digunakan bersama keluarga besar, kantor, reuni, maupun grup lainnya. Anda bisa memilih menggunakan kereta uap maupun diesel, dengan rute Ambarawa-Bedono dengan medan perbukitan, atau rute Ambarawa-Tuntang yang melewati rawa pening seperti reguler. Untuk tujuan Tuntang bisa memilih lokomotif uap maupun lokomotif diesel, dapat disewa menyesuaikan dengan jumlah penumpang. 

Satu gerbong dapat memuat hingga 40 penumpang, untuk satu gerbong sendiri dapat disewa Rp 10 juta, untuk dua gerbong Rp 12,5 juta, dan tiga gerbong Rp 15 juta. Sedangkan tujuan Bedono, hanya dapat menggunakan lokomotif uap karena lintasannya yang menanjak. Selain itu, maksimal hanya dapat menggunakan dua gerbong, dengan kapasitas sama tiap gerbong yaitu 40 orang. Satu kali perjalanan selama tiga jam pulang pergi tersebut dapat dipesan Rp 15 juta. Dalam perjalanan ini, kereta akan melintasi perbukitan dengan dua kali pemberhentian, yaitu di Stasiun Jambu, dan di wilayah Boga Makmur untuk mengisi air dan mempersiapkan tekanan uap sebelum menanjak

Setelah itu akan keluar pemberitahuan ke Stasiun Ambarawa, dan tiga sampai dua hari sebelum perjalanan akan keluar jam perjalanan pastinya, dan wisatawan juga wajib melunasi pembayarannya. Untuk pilihan kereta, Anda bisa memilih menggunakan kereta uap yang berusia ratusan tahun, maupun kereta diesel kuno. 

Tour dengan menggunakan kereta uap maupun diesel, dengan rute Ambarawa-Bedono dengan medan perbukitan, atau rute Ambarawa-Tuntang yang melewati rawa pening seperti reguler.


Naik Kereta Api Kuno di Museum Kereta Api Ambarawa
 Naik Kereta Api Uap Kuno di Museum Kereta Api Ambarawa 

Tur kereta api kuno ini pun menggunakan beragam lokomotif lawas yang pernah beroperasi di Indonesia, salah satunya Lokomotif uap B2502 yang menarik kereta wisata melakukan langsir di Stasiun Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Sumber :
https://finance.detik.com/foto-bisnis/d-4358873/yuk-berkeliling-desa-dengan-kereta-api-kuno-ambarawa
https://travel.kompas.com/read/2016/12/19/0905007/ingin.naik.kereta.di.museum.ambarawa.begini.caranya
https://www.brobali.com/2016/09/museum-kereta-api-ambarawa-wisata-sejarah-di-ambarawa.html
http://palembang.tribunnews.com/2016/12/19/ingin-naik-kereta-di-museum-ambarawa-begini-caranya
http://panduanwisata.id/2016/04/22/berencana-menikmati-romantisme-wisata-kereta-kuno-bersama-kekasih-datang-saja-ke-museum-kereta-api-ambarawa/


Info Bisnis:
Mobile ads:




Selasa, 25 Desember 2018

Lampion Kertas Angpau Sederhana


Lampion Kertas Angpau Sederhana

Lampion dari kertas Angpau sederhana mudah dibuat dari bahan bahan yang ada di sekitar kita.

 
 Gambar bahan yang diperlukan dalam membuat Lampion sederhana.


Bahan bahan yang diperlukan:
- Kertas angpau 6 buah
- Strirofoam ukuran 20cm x20 cm 2 buah.
- Tassel warna merah 6 buah, mengenai warna tergantung kesukaan anda,
- Lem Uhu.
- Tali kuur.
- Kerta origami 1 lembar.

Postingan Lampion Lainnya:

Lampion Kertas Angpau Sederhana Mudah Dibuat
Lampion Dari Kertas Ang Pao


Info Bisnis:
Mobile ads:




Rabu, 28 November 2018

Kampret Binatang Malam


Kampret Binatang Malam

Klasifikasi Ilmiah Kampret


Kampret termasuk binatang malam, memiliki ciri khas dengan mata yang membulat lebar, telinga yang mencuat, berukuran paling kecil dari keluarga kelelawar dan memiliki indera penciuman yang tajam. Ciri utamanya binatang Kampret lainnya adalah pemakan buah-buahan, bunga, nektar, serbuk sari, dan juga dedaunan.

Secara fisik memiliki panjang tubuh sekitar 6 cm, dengan panjang lengan bawah kurang dari 70 mm. Hidup di sebagian besar iklim tropis macam Asia, Afrika dan Oceania. Kampret memiliki peran penting sebagai penyebar biji aneka tetumbuhan, terutama di hutan hujan tropika.

Bagaimana cara Kampret menyebar biji aneka tetumbuhan?
Kampret memakan daging buah dengan cara dikunyah-kunyah untuk diambil cairannya, sementara serabut buah dan bijinya dibuang. Hewan Kampret ini biasanya tidak memakan buah di pohonnya, melainkan dibawanya ke pohon lain atau tenggeran yang dianggap aman lalu memakannya. Lokasi tenggerannya ini, biasanya berjarak hingga 100–200 m dari pohon buahnya, sehingga secara tidak sengaja kampret telah menyebarkan biji buah-buahan di tempat lain.

Karena sifatnya yang makan selalu berpindah tempat, secara tidak langsung kampret menjadi bagian dari hewan penyerbuk dari bung-bunga yang di hinggapinya. Jenis-jenis kampret nektar sejauh ini tercatat mengunjungi 141 spesies tumbuhan untuk memakan nektar dan serbuk sari, beberapa di antaranya merupakan pohon-pohon ekonomis seperti buah Durian (Durio), Kapuk (Ceiba), Petai (Parkia) dan lainnya.

Berikut ini Klasifikasi ilmiah Kampret:
Kingdom: Animalia
Filum:     Chordata
Kelas:     Mammalia
Ordo:     Chiroptera
Subordo: Microchiroptera
Dobson, 1875

Superfamili:
Emballonuroidea
Rhinopomatoidea
Rhinolophoidea
Vespertilionoidea
Molossoidea
Nataloidea

More:
Kampret Binatang Malam
Klasifikasi Ilmiah Kampret
Apa sih bedanya Kampret dengan Kelelawar?
Kelelawar Besar (Megachiroptera)
Kelelawar Barong
Kampret

Info Bisnis:
Mobile ads:

Referensi:
https://www.wired.com/2014/06/tequila-booze-and-bats/
https://id.wikipedia.org/wiki/Kampret
https://www.kaskus.co.id/thread/57d4c503582b2ede098b456b/tentang-kampret-batman-versinya-orang-indonesia/
https://www.haaretz.com/what-s-it-like-to-be-a-bat-1.5179822



Kelelawar Besar (Megachiroptera)

Kelelawar Besar (Megachiroptera)
Kelelawar Besar (Megachiroptera) 

Codot merupakan nama hewan hama yang sudah tidak asing lagi bagi para pekebun, petani atau pecinta tanaman. Codot adalah nama umum bagi jenis-jenis kelelawar pemakan buah. Codot, bersama dengan kalong, nyap, paniki dan sebangsanya, membentuk suku Pteropodidae, subordo Megachiroptera (kelelawar besar). Dalam bahasa Inggris, kelompok ini diistilahkan sebagai fruit bats atau old world fruit bats.
Codot termasuk dalam kelompok kelelawar besar (Megachiroptera), tak seperti namanya, tidak selalu bertubuh besar. Kelelawar besar yang terkecil memiliki panjang tubuh sekitar 6 cm; jadi, lebih kecil dari beberapa jenis kelelawar kecil (Microchiroptera) yang berbadan besar.

Kelelawar Besar (Megachiroptera)

Sebagian besar kelelawar buah (yakni 24 dari total 42 marga) memang bertubuh relatif kecil, dengan panjang lengan bawah kurang dari 70 mm. Akan tetapi Megachiroptera terbesar, yakni kalong kapauk (Pteropus vampyrus), bisa mencapai berat 1.500 gram, bentangan sayap hingga 1.700 mm, dan lengan bawah sekitar 228 mm.

Kebanyakan Codot memiliki mata yang besar, yang memungkinkan hewan tersebut melihat dalam suasana kurang cahaya di hutan, pada saat senja atau dini hari. Indra penciumannya pun bekerja dengan sempurna, membantunya menemukan buah-buah yang telah masak di kejauhan. Dan, berlawanan dengan kelelawar pemakan serangga (Microchiroptera), kelelawar buah tidak menggunakan ekholokasi untuk memandu gerakannya, kecuali anggota marga Rousettus.

Walaupun kelelawar secara umum dapat ditemukan di seluruh dunia, codot hanya ditemukan di daerah-daerah tropis di Asia, Afrika dan Oceania. 
Info Bisnis:
Mobile ads:

Referensi:
https://educalingo.com/en/dic-bn/badura
https://id.wikipedia.org/wiki/Codot
https://www.wired.com/2014/06/tequila-booze-and-bats/
https://id.wikipedia.org/wiki/Kampret
https://www.kaskus.co.id/thread/57d4c503582b2ede098b456b/tentang-kampret-batman-versinya-orang-indonesia/
https://www.haaretz.com/what-s-it-like-to-be-a-bat-1.5179822



Apa bedanya Kampret dengan Kelelawar?


Apa sih bedanya Kampret dengan Kelelawar?
Kelelawar


Apa sih bedanya Kampret dengan Kelelawar ?

Ciri khas bentuk tubuh dari Kampret memiliki mata yang membulat lebar, telinga yang mencuat seperti halnya hewan rubah atau serigala, berukuran paling kecil dari keluarga kelelawar, dan memiliki indera penciuman yang tajam. 
Ciri utamanya lainnya, Kampret merupakan binatang pemakan buah-buahan, bunga, nektar, serbuk sari, dan juga dedaunan. Kampret berperan penting sebagai penyebar biji aneka tetumbuhan, terutama di hutan hujan tropika. Walaupun oleh sebagian orang , kampret dianggap sebagai hama pemakan buah buahan.

Secara fisik memiliki panjang tubuh sekitar 6 cm, dengan panjang lengan bawah kurang dari 70 mm. Hidup di sebagian besar iklim tropis macam Asia, Afrika dan Oceania.

Kelelawar
Kelelawar merupakan jenis kampret terbesar yang paling beragam, dan paling tersebar luas di berbagia benua,kecuali Antartika. Kelelawar Barong merupakan salah satu jenis kelelawar sejenis kelelawar pemakan serangga anggota suku Hipposideridae, terutama dari marga Hipposideros. Hewan ini makan berbagai jenis serangga malam, terbang termasuk ngengat, kumbang, dan tawon yang mereka dapatkan saat berburu ketika terbang.

Hidung bagian luar (daun hidung) kelelawar ini memiliki bentuk yang rumit, terdiri dari tiga bagian utama (anterior, tengah, dan posterior) serta bagian-bagian tambahan. Sebagaimana kerabatnya terdekat, kelelawar Ladam (Rhinolopidae), daun hidung anterior barong berbentuk khas membundar dan agak seperti ladam kuda. Karenanya kelompok kelelawar ini dalam bahasa Inggris disebut sebagai Roundleaf Bat.

Kelelawar ini juga aktif di malam hari , bertengger terbalik di siang hari di pohon-pohon berlubang, di bawah kulit pohon yang longgar, di celah-celah batu besar, atau dalam struktur buatan manusia seperti loteng, lumbung, bangunan tua, atap tinggi, dan jendela jendela.


More:
Apa bedanya Kampret dengan Kelelawar?
Klasifikasi Ilmiah Kampret


Info Bisnis:
Mobile ads:

Referensi:
https://www.wired.com/2014/06/tequila-booze-and-bats/
https://id.wikipedia.org/wiki/Kampret
https://www.kaskus.co.id/thread/57d4c503582b2ede098b456b/tentang-kampret-batman-versinya-orang-indonesia/
https://www.haaretz.com/what-s-it-like-to-be-a-bat-1.5179822



Klasifikasi Ilmiah Kampret

 Klasifikasi Ilmiah Kampret
Klasifikasi Ilmiah Kampret


Kampret termasuk binatang malam, memiliki ciri khas dengan mata yang membulat lebar, telinga yang mencuat, berukuran paling kecil dari keluarga kelelawar dan memiliki indera penciuman yang tajam. Ciri utamanya binatang Kampret lainnya adalah pemakan buah-buahan, bunga, nektar, serbuk sari, dan juga dedaunan.

Secara fisik memiliki panjang tubuh sekitar 6 cm, dengan panjang lengan bawah kurang dari 70 mm. Hidup di sebagian besar iklim tropis macam Asia, Afrika dan Oceania. Kampret memiliki peran penting sebagai penyebar biji aneka tetumbuhan, terutama di hutan hujan tropika.

Klasifikasi Ilmiah Kampret Klasifikasi Ilmiah Kampret

Bagaimana cara Kampret menyebar biji aneka tetumbuhan?
Kampret memakan daging buah dengan cara dikunyah-kunyah untuk diambil cairannya, sementara serabut buah dan bijinya dibuang. Hewan Kampret ini biasanya tidak memakan buah di pohonnya, melainkan dibawanya ke pohon lain atau tenggeran yang dianggap aman lalu memakannya. Lokasi tenggerannya ini, biasanya berjarak hingga 100–200 m dari pohon buahnya, sehingga secara tidak sengaja kampret telah menyebarkan biji buah-buahan di tempat lain.

Karena sifatnya yang makan selalu berpindah tempat, secara tidak langsung kampret menjadi bagian dari hewan penyerbuk dari bung-bunga yang di hinggapinya. Jenis-jenis kampret nektar sejauh ini tercatat mengunjungi 141 spesies tumbuhan untuk memakan nektar dan serbuk sari, beberapa di antaranya merupakan pohon-pohon ekonomis seperti buah Durian (Durio), Kapuk (Ceiba), Petai (Parkia) dan lainnya.


Berikut ini Klasifikasi ilmiah Kampret:
Kingdom: Animalia
Filum:     Chordata
Kelas:     Mammalia
Ordo:     Chiroptera
Subordo: Microchiroptera
Dobson, 1875

Superfamili:
Emballonuroidea
Rhinopomatoidea
Rhinolophoidea
Vespertilionoidea
Molossoidea
Nataloidea

More:
Kampret Binatang Malam
Klasifikasi Ilmiah Kampret
Apa sih bedanya Kampret dengan Kelelawar?
Kelelawar Besar (Megachiroptera)
Kelelawar Barong
Kampret
 
Info Bisnis:
Mobile ads:

Referensi:
https://www.wired.com/2014/06/tequila-booze-and-bats/
https://id.wikipedia.org/wiki/Kampret
https://www.kaskus.co.id/thread/57d4c503582b2ede098b456b/tentang-kampret-batman-versinya-orang-indonesia/
https://www.haaretz.com/what-s-it-like-to-be-a-bat-1.5179822



Jumat, 23 November 2018

Red Tibetan Mastiff Galery



Red Tibetan Mastiff Pictures Galery


Red Tibetan Mastiff Pictures Galery



Red Tibetan Mastiff Pictures Galery



Red Tibetan Mastiff Pictures Galery
Red Tibetan Mastiff Galery



More:
Red Tibetan Mastiff Pictures Galery
Anjing Tibetan Mastiff Albino 
Red Tibetan Mastiff

Info Bisnis:
Mobile ads:


LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mobi Info

...

Info Promo