Langsung ke konten utama

Unggulan

Gambar Kura Kura Kolase Tugas Pelajaran SBDP

  Gambar Kura Kura Kolase  Disekolah pada pelajaran SBDP , Seni Budaya dan Prakarya, mendapat tugas membuat Gambar Kolase Kura-kura. Berikut ini adalah hasil prakarya yang aku buat, dengan warna Hijau di koombinasikan dengan Hijau tua pada bagian kaki, kepala dan ekor kura-kura.  Gambar Kura Kura Kolase Tugas Pelajaran SBDP Gambar Kolase Ikan Nemo Cantik . Cara membuat Gambar Kura Kura Kolase  Bahan bahan:  1. Pertama disiapkan dulu kertas yang berisi sketsa Kura kura.  Lihat: Koleksi Sketsa Kura-kura silahkan Download. 2. Kertas Origami  Kertas Origami pilih warna yang sesuai dengan gambar atau dengan warna yang diinginkan.  Beli kertas origami dengan tekstur dan warna yang berkualitas baik, untuk hasil yang baik. 3. Siapkan Pinset  Fungsinya untuk menempelkan guntingan kertas ke gambar sketsa kura-kura. 4. Siapkan Gunting kertas 5. Siapkan lem kertas  Untuk menempelkan guntingan kertas Origami. 6. Pinsil Gambar Kura Kura Kolase Tugas Pelajaran SBDP Cara membuat bentuk gambar kolase

Dwidarma dan Dwisatya Pramuka


Dwisatya

Dwisatya

Bagi anggota Pramuka, Dwidarma dan Dwisatya merupakan kode kehormatan Pramuka Siaga. Bunyi Dwidarma dan Dwisatya diatur berdasarkan Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 203 Tahun 2009 tentang Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka, pasal 20.

Bunyi Dwisatya dan Dwidarma sebagai berikut:

Dwisatya

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersunguh-sungguh:

Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga.

Setiap hari berbuat kebaikan.


Dwidarma

Dwidarma


Dwidarma

Siaga itu patuh pada ayah dan ibundanya.

Siaga itu berani dan tidak putus asa.


Berikut kutipan sebagian isi Pasal 20 ART Gerakan Pramuka (Keputusan Kwarnas Nomor 203/2009).

Pasal 20 Kode Kehormatan Pramuka

(1) Kode Kehormatan Pramuka yang terdiri atas janji yang disebut satya dan ketentuan moral yang disebut Darma adalah salah satu unsur yang terdapat dalam Metode Kepramukaan.

(2) Kode Kehormatan Pramuka dalam bentuk janji yang disebut Satya:

a. Diucapkan secara sukarela oleh seorang calon Anggota Gerakan Pramuka setelah memenuhi persyaratan keanggotaan.

b. Dipergunakan sebagai pengikat diri pribadi untuk secara sukarela mengamalkannya.

c. Dipakai sebagai titik tolak memasuki proses pendidikan kepramukaan guna mengembangkan mental, moral, spiritual, emosional, sosial, intelektual dan fisik, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat.

(3) Kode Kehormatan Pramuka dalam bentuk ketentuaan moral yang disebut Darma adalah:

a. Alat pendidikan mandiri yang progresif untuk membina dan mengembangkan akhlak mulia.

b. Upaya memberi pengalaman praktis yang mendorong anggota Gerakan Pramuka menemukan, menghayati serta mematuhi sistem nilai yang dimiliki masyarakat dimana ia hidup dan menjadi anggota.

c. Landasan gerak bagi Gerakan Pramuka untuk mencapai tujuan pendidikan kepramukaan yang kegiatannya mendorong pesarta didik manunggal dengan masyarakat, bersikap demokratis, saling menghormati, serta memiliki rasa kebersamaan dan gotong royong.

d. Kode Etik bagi organisasi dan anggota Gerakan Pramuka, yang berperan sebagai landasan serta ketentuan moral yang diterapkan bersama berbagai ketentuan lain yag mengatur hak dan kewajiban anggota, pembagian tanggungjawab antar anggota serta pengambilan keputusan oleh anggota.

(4) Kode Kehormatan Pramuka adalah budaya organisasi Gerakan Pramuka yang melandasi sikap dan perilaku setiap anggota Gerakan Pramuka dalam melaksanakan kegiatan berorganisasi.

(5) Kode Kehormatan Pramuka ditetapkan dan diterapkan sesuai dengan golongan usia dan perkembangan rohani dan jasmani anggota Gerakan Pramuka, yaitu:

a. Kode Kehormatan bagi Pramuka Siaga, terdiri atas :

1) Janji yang disebut Dwisatya, selengkapnya berbunyi:

Dwisatya

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersunguh-sungguh:

– Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga.

– Setiap hari berbuat kebaikan.

2).Ketentuan moral yang disebut Dwidarma, selengkapnya berbunyi:

Dwidarma

1. Siaga itu patuh pada ayah dan ibundanya.

2. Siaga itu berani dan tidak putus asa.


Nah demikianlah artikel tentang  Dwidarma dan Dwisatya Pramuka, semoga bermanfaat. 


Baca Juga: 

Dwidarma dan Dwisatya Pramuka


Info:

Komentar

Postingan Populer