Google Searching

Kodok Tebu (Rhinella Marina)

Ulat Bulu


Ulat Bulu
Ulat Bulu

Pengertian Ulat yang dikutip dari wikipedia adalah tahap larva dari anggota ordo Lepidoptera (ordo serangga yang terdiri dari kupu-kupu dan ngengat).

Sebagian besar spesies ulat adalah herbivora (folivora), meskit tidak semuanya, ada beberapa persen (sekitar 1%) adalah insektivora dan ada juga yang kanibal. Ulat merupakan pemakan yang rakus, sehingga menjadi hama bagi perkebunan dan pertanian dan menjadi musuh para petani. 

Tetapi ada juga dari jenis ulat ini yang memakan produk hewani lainnya; misalnya, ngengat pakaian memakan wol, ngengat tanduk memakan kuku dan tanduk ungulata mati.

Ada juga beberapa spesies dari ulat ini yang memiliki manfaat bagi manusia seperti: penghasil sutra, makanan manusia dan hewan ternak, atau untuk pengendalian biologis tanaman hama (gulma).

Ulat Bulu menempel di daun Terung Ungu. 

Bentuk tubuh ulat kebanyakan ulat memiliki badan panjang dan berbentuk gilig (silinder). Ulat memiliki tiga pasang tungkai yang sejati pada tiga segmen dada, ditambah dengan empat pasang tungkai semu yang disebut tungkai perut pada segmen tengah perut dan sering sepasang tungkai perut pada segmen perut terakhir. Ulat mempunyai sepuluh segmen perut.

Klasifikas Ulat bulu termasuk dalam kelompok takson serangga, berikut ini data klasifikasi ilmiahnya:
Kingdom: Animalia.
Phylum: Arthropoda.
Class: Insecta.
Order: Lepidoptera.
Superfamily: Noctuoidea.
Family: Lymantriidae.
Genus: Arctornis.
Species: Arctornis sp.


Ulat kupu-kupu monarch (Danaus plexippus)
Ulat kupu-kupu monarch (Danaus plexippus) 

Ulat Kupu kupu Monarch memakan bungkus biji yang belum terbuka dari tumbuhan Asclepias incarnata (Wikipedia). Lihat juga Kupu kupu Monarch.

Apakah ulat bulu beracun? 
Apakah ulat bulu beracun dan dapat menyebakan kematian? 

Menurut Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Biologi menilai bahwa informasi tersebut kurang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. “Tidak ada ulat bulu yang menyebabkan kematian. Namun, ulat bulu yang beracun memang ada,” kata Hari Sutrisno, peneliti sekaligus Kepala Bidang Zoologi Pusat Penelitian Biologi LIPI di kegiatan Media Briefing “Ulat Beracun yang Menyebabkan Rasa Sakit pada Kulit Manusia” pada Jumat (15/12) di Media Center LIPI Jakarta.

Ulat beracun secara sederhana adalah ulat yang minimal mempunyai satu atau lebih kelenjar racun dan mekanisme excresi serta alat untuk menginjeksi racun. Sehingga secara garis besar, ulat beracun dikelompokan kedalam dua kelompok, yaitu beracun aktif dan beracun pasif. Hari Sutrisno, seorang peneliti serangga dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), mengungkapkan bahwa ada tiga golongan ulat penyebab gatal. 

Golongan pertama adalah ulat famili Lymantridae.

Ulat Bulu (Lymantriidae)
                                                Ulat Bulu (Lymantriidae)(Wikimedia Commons)

Golongan ulat ini oleh masyarakat awam biasa disebut sebagai ulat bulu. Ulat itu memiliki bulu dengan ujung yang lancip. Ketika jatuh pada permukaan kulit manusia, ujungnya akan patah dan masuk ke pori-pori.

Gologan kedua adalah ulat bulu dengan bulu yang lebih tebal dan tajam. 

Lasiocampidae
Lasiocampidae

Golongan ulat itu diklasifikasikan dalam famili Lasiocampidae. "Bulu-bulunya selain lebih tebal juga menyerupai mata gerjaji, kalau kena, rasanya lebih gatal daripada ulat bulu biasa," jelas Hari. 

Golongan ketiga adalah yang punya efek paling parah, yaitu Limacodidae

Ulat Bulu Limacodidae.
Ulat Bulu Limacodidae.

Famili tersebut biasa disebut sebagai ulat api. "Disebut begitu karena kalau kita kena, rasanya selain gatal juga akan sangat perih seperti terbakar," ungkap Hari. Limacodidae mampu menyebabkan sensasi perih dan gatal yang lebih karena menyuntikkan racun histamin. Pada kulit, racun memicu radang.

Beberapa Jenis Ulat Yang Memiliki Racun:
1.Buck Moth Larvae. 
2. Saddleback Venom. 
3. Stinging Rose Caterpillar. 
4. Hag Moth Caterpillar. 
5. Cinnabar Moth Caterpillar.

Cara mengatasi jika terkena racun ulat bulu:

1. Hilangkan Bulu Yang Menempel
Hilangkan bulu ulat yang sudah menempel di kulit, dengan menggunakan sarung tangan, kertas, selotip ataupun double tip. 

2. Cuci Bagian Yang Terkena Bulu
Cuci bagian tubuh yang terkena ulat bulu,menggunakan air panas atau air hangat atau menggunakan sabun mandi atau sabun antiseptik. 

3. Oleskan Beberapa Bahan
 Usapkan bekas yang terkena hama menyebalkan itu dengan menggunakan garam. caranya oleskan garam lalu gosokkan garam pada daerah yang terkena ulat bulu kurang lebih selama 5 menit. 
Bahan lainnya yang bisa digunakan untuk mengurangi rasa gatal yaitu dengan minyak kelapa atau es batu. 

4. Gunakan Salep
Gunakan salep seperti salep hidrokortison atau antihistamin untuk atasi rasa gatal akibat ulat bulu.
Bila kondisi tubuh tidak ada perubahan atau dan mengganggu sebaiknya segera ke dokter. 


Referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Ulat
https://sains.kompas.com/read/2017/12/17/185603523/mengenal-ulat-ulat-indonesia-yang-bikin-gatal-luar-biasa?page=all.
https://www.zonacharrua.com/butterflies/Limacodidae%20GCW%20001a.jpg
https://www.liputan6.com/health/read/3197236/kenali-4-jenis-ulat-bulu-beracun-di-sekitar-kita


Komentar