Google Searching

Teritip Gooseneck Pelagis

Apa itu Istilah "Blue Moon"

ILustrasi Blue Moon [Macau Photo Agency/Unsplash]

Fenomena Blue moon atau bulan biru yang menandakan ini adalah bulan purnama kedua dalam satu bulan. Istilah Bulan Biru ini sebenarnya tidak ada hubungannya dengan warna, karena kadang-kadang bulan purnama dapat muncul pucat kemerah-merahan. 

Bulan berwarna biru terjadi jika ada kebakaran hutan atau letusan gedung berapi mengotori bagian atas atmosfer dengan abu atau asap. Letusan gunung berapi memberikan bulan goresan kebiru-biruan dari sudut pandang orang kebanyakan di muka Bumi pada 1991.

Ada dua definisi untuk Bulan Biru. Istilah Bulan Biru mulanya ditetapkan pada bulan purnama ketiga dalam musim bulan keempat, tetapi setelah bercampur di atas majalah “Sky&Telescope’ pada 1943, istilah itu mengambil makna yang berbeda.

Bulan biru juga disebut sebagai bulan purnama sturgeon, bulan jagung hijau, bulan gabah, dan bulan purnama merah. Tiap Agustus nama-nama bulan purnama timbul dari berbagai julukan yang diberikan untuk bulan purnama dari bulan tertentu menurut penduduk asli Amerika dan tradisi Eropa.

Gambar Fenomena Bluemoon. Kompas.com

Kapan Blue Moon Terjadi?
Blue Moon dapat terjadi kira-kira setiap dua atau tiga tahun sekali. Meskipun begitu, perlu kamu ketahui Blue Moon terjadi secara musiman bisa dibilang agak jarang terjadi daripada Blue Moon bulanan. Berdasarkan keterangan lapan, dalam 1100 tahun antara 1550 dan 2650, ada sekitar 408 bulan biru musiman dan 456 bulan biru bulanan. 

Penyebab Terjadinya Blue Moon
Warna Blue Moon sendiri benar-benar berwarna biru yang dapat terjadi sangat langka dan tidak ada hubungannya dengan kalender, fase bulan atau jatuhnya musim. Fenomena bulan dapat berwarna biru pada Blue Moon karena faktor lain.
Banyak ahli memperkirakan Blue Moon terjadi akibat kondisi atmosfer, abu vulkanik, kabut asap, droplet di udara, atau jenis awan tertentu yang dapat menyebabkan bulan purnama tampak berwarna kebiruan. 

Asal Usul Nama Blue Moon
Asal usul nama Blue Moon sendiri masih simpang siur. Belum ada pihak yang dapat menjelaskan kenapa namanya harus Blue Moon. Sejauh ini, interpretasi harfiah yang didapatkan adalah nama itu berasal dari warna yang terlihat ketika bulan mengalami purnama dengan memancarkan warna biru. Istilah ini sendiri setidaknya sudah ada sejak 400 ribu tahun yang lampau. Hal itu ada dalam berbagai cerita rakyat. Dalam cerita rakyat disebutkan penyebutan bulan biru atau Blue Moon juga dimaknai sebagai  tanda bahwa ada hal ganjil yang tidak akan pernah terjadi.



Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Bulan_biru
https://www.suara.com/tekno/2021/08/21/162736/blue-moon-22-agustus-2021-kapan-penyebab-terjadi-asal-usul-nama-cara-melihat?page=all
https://www.kompas.com/tren/read/2021/08/22/095842965/puncak-blue-moon-pukul-1901-wib-saksikan-fenomena-langka-bulan-biru-malam?page=all

Lihat juga:


Info Bisnis:






Mobile ads:





Komentar