Langsung ke konten utama

Unggulan

Gambar Kura Kura Kolase Tugas Pelajaran SBDP

  Gambar Kura Kura Kolase  Disekolah pada pelajaran SBDP , Seni Budaya dan Prakarya, mendapat tugas membuat Gambar Kolase Kura-kura. Berikut ini adalah hasil prakarya yang aku buat, dengan warna Hijau di koombinasikan dengan Hijau tua pada bagian kaki, kepala dan ekor kura-kura.  Gambar Kura Kura Kolase Tugas Pelajaran SBDP Gambar Kolase Ikan Nemo Cantik . Cara membuat Gambar Kura Kura Kolase  Bahan bahan:  1. Pertama disiapkan dulu kertas yang berisi sketsa Kura kura.  Lihat: Koleksi Sketsa Kura-kura silahkan Download. 2. Kertas Origami  Kertas Origami pilih warna yang sesuai dengan gambar atau dengan warna yang diinginkan.  Beli kertas origami dengan tekstur dan warna yang berkualitas baik, untuk hasil yang baik. 3. Siapkan Pinset  Fungsinya untuk menempelkan guntingan kertas ke gambar sketsa kura-kura. 4. Siapkan Gunting kertas 5. Siapkan lem kertas  Untuk menempelkan guntingan kertas Origami. 6. Pinsil Gambar Kura Kura Kolase Tugas Pelajaran SBDP Cara membuat bentuk gambar kolase

Gerhana Matahari

Gerhana Matahari
Gerhana Matahari (Thinkstock/pialhovik)

Gerhana Matahari adalah suatu peristiwa ketika posisi bulan menutupi Matahari pada siang hari, sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari yang bersinar menuju bumi.
Dengan jarak rata rata antara Bulan dan Bumi 384.400 kilometer dan jarak rata rata Bumi dengan Matahari 149.680.000 kilometer. Ternyata bayangan Bulan dapat melindungi sepenuhnya cahaya Matahari yang menuju Bumi.  Pada saat posisi Bulan diantara Bumi dan matahari, maka ada sebagian daerah di Bumi yang tidak mendapatkan cahaya matahari pada saat peristiwa terjadi.

Gerhana Matahari memiliki banyak jenisnya, sehingga jenis gerhana Matahari dapat dikelompokan menjadi empat jenis yaitu:
Gerhana Matahari Total 
Gerhana ini terjadi pada saat puncak gerhana, dimana piringan Bulan akan menutup total Piringan Matahari. Pada saat gerhana ini terjadi piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri memiliki ukuran yang berubah-ubah tergantung pada jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari.
Gerhana Matahari Sebagian 
Gerhana yang terjadi apabila piringan Bulan hanya menutup sebagian dari piringan Matahari pada saat puncak gerhana terjadi. Karena ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan maka jenis Gerhana ini dinamakan Gerhana sebagian
Gerhana Matahari Cincin 
Gerhana yang terjadi apabila piringan Bulan hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari maka akan terjadi jenis gerhana Cincin. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, akan menhasil cahaya melingkar, terlihat seperti cincin yang bercahaya.
Gerhana Matahari Hibrida 
Gerhana yang dapat bergeser antara gerhana total dan cincin. Pada titik tertentu di permukaan bumi, gerhana ini muncul sebagai gerhana total, sedangkan pada titik-titik lain muncul sebagai gerhana cincin. Gerhana Hibrida relatif jarang terjadi.

Baca juga: 12 Provinsi Di Indonesia Dilintasi Gerhana Matahari Total




Posting Lainnya:
Fenomena Equinox
12 Provinsi Di Indonesia Dilintasi Gerhana Matahari Total
Gerhana Matahari
Angin Puting Beliung
Apakah Fenomena Aphelion Pengaruhi Suhu Dingin di Indonesia?
Nihi Sumba Resort
5 Resor Paling Eksklusif di Dunia

Info Lainnya:


Info Bisnis:






Mobile ads:





Komentar

Postingan Populer