Google Searching

Info

Rabu, 23 Mei 2018

Karakteristik Resort


Four Seasons Resort, Sanyan, Bali
 Four Seasons Resort, Sanyan, Bali

Karakteristik Resort ditentukan aleh beberapa faktor yang menjadi ciri khas dari sebuah Resort.
Menurut (Kurniasih, 2009) terdapat karakteristik khusus yang dimiliki oleh jenis resort hotel dengan hotel yang lainnya, yaitu:

1. Lokasi
Lokasi memegang peranan penting bagi kesuksesan sebuah resort hotel, karena kedekatan dengan atraksi utama dan hubungan dengan kegiatan rekreasi merupakan tuntutan utama pasar dan berpengaruh pada harganya. Oleh karena letak tersebut, maka pemanfaatan potensi-potensi alam dan kondisi lingkungan khas dapat lebih dioptimalkan pada rancangan. Umumnya berlokasi di tempat-tempat yang memiliki pemandangan indah, pegunungan, tepi pantai dan sebagainya. Perkembangan jaman, dalam 30 tahun terakhir menjadi berbeda para pengembang hotel mulai berani untuk membangun hotel dengan fasilitas resort di area perkotaan yang berkembang menjadi wisata.
2. Fasilitas
Fasilitas juga menjadi salah satu motivasi pengunjung untuk bersenang-senang mengisi waktu luang sehingga menuntut ketersediaan fasilitas pokok serta fasilitas rekreasi indoor dan outdoor. Fasilitas rekreasi indoor dapat berupa ruangan-ruangan publik dalam ruang, seperti restoran, Lounge, balkon, dan fasilitas lainnya. Fasilitas rekreasi outdoor merupakan fasilitas rekreasi luar ruangan, misalnya lapangan tenis, kolam renang, area resort, lapangan golf, dan lansekap.
Secara umum, fasilitas yang disediakan pada resort hotel terdiri dari dua kategori utama, yaitu:
a. Fasilitas umum, yaitu penyediaan kebutuhan umum seperti akomodasi, pelayanan, hiburan, relaksasi. Semua tipe resort menyediakan fasilitas ini.
b. Fasilitas tambahan, yang disediakan pada lokasi khusus dengan memanfaatkan kekayaan alam yang ada pada area sekitar untuk kegiatan rekreasi yang lebih spesifik dan dapat menggambarkan kealamian resort. Contoh fasilitas ini adalah kondisi fisik di tepi laut, yaitu pasir pantai dan sinar matahari yang berlimbah. Kondisi tersebut dimanfaatkan untuk kegiatan berenang, selancar, menyelam, dan berjemur.
3. Arsitektur dan Suasana
Para wisatawan yang berkunjung ke resort jenis ini cenderung mencari akomodasi dengan arsitektur dan suasana khusus, yang berbeda dengan jenis hotel yang lainnya. Arsitektur dan suasana alami merupakan pilihan mereka. Wisatawan pengunjung resort hotel lebih cenderung memilih penampilan bangunan dengan tema alam atau tradisional dengan motif dekorasi interior atau luar ruangan yang bersifat etnik. Arsitektur rancangan bangunan lebih disukai dengan suasana khusus dari pada efisiensi.
4. Segmen Pasar
Sasaran pengunjung resort hotel adalah wisatawan yang bertujuan unutk berlibur, bersenang-senang, mengisi waktu luang, dan melupakan kejenuhan rutinitas kerja sehari-hari.
Untuk tujuan tersebut dibutuhkan hotel dengan fasilitas yang dilengkap dengan hal-hal yang bersifat rekreatif dan  pola pelayanan yang memuaskan. Sebuah resort yang baik pada dasarnya harus dapat memenuhi kebutuhan seperti ini. Sehingga rancangan sebuah resort perlu dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memungkinkan untuk bersenang-senang, refreshing, dan mendapatkan hiburan yang dibutuhkan oleh pengunjung.


Mobile ads:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mobi Info

...

Info Promo