Info

Kamis, 26 November 2015

Gejala Aneurisma Apa Itu ?


Gejala Aneurisma otak yang belum pecah pada umumnya gejalanya sulit dikenali. Padahal, pengenalan gejala sejak awal menjadi sangat penting agar penanganan lebih dini dan tidak berakibat fatal.

Hal itu dikemukakan Prof Dr dr Eka Julianta Wahjoepramono Sp BS, Sabtu (17/4), yang hari itu dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Bedah Saraf Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan. Dalam kesempatan itu, Prof Eka membacakan orasi ilmiah ”Bedah Saraf: Dari Panca Indera ke Indera Maya, dari Operasi Batang Otak ke Aneurisma Raksasa”.

Pidato pengukuhan itu menjelaskan perjalanan bedah saraf yang semula mengandalkan pancaindra semata hingga muncul berbagai alat canggih yang membuat bedah saraf semakin berkembang. Acara pengukuhan dihadiri Prof Peter Black selaku Presiden World Federation Neurosurgical Societies, Harvard Medical School.

Dalam orasinya Prof Eka memaparkan, aneurisma ialah penggelembungan pembuluh darah otak yang bisa terjadi di setiap arteri di otak, khususnya pada percabangannya dan paling banyak terjadi pada daerah sirkulus arteriosus willisi yang ada di dasar tengkorak. Penggelembungan darah otak itu terjadi karena tidak terbentuk lapisan otot pada pembuluh darah otak sehingga dinding menjadi tipis yang akan menggelembung karena semburan aliran darah dalam waktu lama. Jika aneurisma pecah, terjadilah pendarahan di otak.

Pada sebagian kecil penderita dapat timbul gejala akibat tekanan pada aneurisma raksasa, yakni pada struktur saraf di sekitarnya. Sebanyak 15-30 persen penderita pecah aneurisma raksasa pada struktur otaknya mengalami peringatan awal berupa sedikit rembesan darah dari aneurisma otak. Gejala yang timbul antara lain nyeri kepala hebat disertai kaku kuduk.

Aneurisma yang tidak dikenali gejalanya amat berbahaya karena bisa terjadi pecah ulang. Pecah kedua kalinya selalu berakibat lebih fatal dan seterusnya. Eka mengungkapkan, mengenal tanda pecahnya aneurisma selagi masih ringan amat penting agar pasien segera di diagnosis dan ada tindakan secepatnya untuk mencegah pecah ulang. Merupakan tugas para dokter bedah saraf untuk mengedukasi masyarakat agar mengenal tanda-tanda dan gejala pecahnya aneurisma otak sebelum jadi fatal.

Terapi guna menangani aneurisma otak biasanya dengan prosedur kliping atau embolisasi. Kliping ialah pembedahan mikro dengan menjepit leher aneurisma sehingga aneurisma tidak lagi teraliri darah dari pembuluh darah induk. Tingkat sukses penjepitan mencapai 80-90 persen. Sementara embolisasi adalah penyumpalan atau penyumbatan aneurisma. Prosedur-prosedur tersebut sudah dapat dilakukan oleh dokter-dokter di Indonesia.

Dia mengatakan, penanganan aneurisma memang masih sangat mahal, apalagi jika pasien datang dengan kondisi berat sehingga harus di ruang rawat intensif. ”Kami, para dokter, berupaya memberikan bantuan, misalnya membebaskan pasien tidak mampu dari biaya dokter. Tetapi, kalau sudah menggunakan ruang perawatan intensif di rumah sakit memang menjadi sangat mahal karena bisa mencapai jutaan rupiah per hari,” ujarnya. Ketersediaan dokter bedah saraf pun sangat terbatas.

Prof Black mengatakan, idealnya rasio dokter bedah saraf dengan populasi adalah 1:250.000. Namun, di Indonesia, rasionya masih 1:2.000.000. (INE)

 Kompas - Senin, 19 April 2010

Posting Kesehatan Lainnya:
Cara Mengatasi Kesemutan Akibat Penyakit Hati
Apakah Kaki Kesemutan Merupakan Gejala Diabetes ?
8 Masalah Kesehatan Yang Sering Dialami Dan Cara Mengatasinya
Manfaat Buah Salak Bagi Kesehatan Tubuh
13 Jenis Vitamin dan Fungsinya Bagi Tubuh Manusia
Mencegah Batu Empedu Secara Alamiah
Gejala Aneurisma Apa Itu ?
You love the Heart
Empty-nest syndrome apakah itu ?
Collaboration Herbs and Chemotherapy
Coffee can increase libido
Jahe untuk Terapi Kanker
Cara Alami Untuk Awet Muda Dengan kolagen
Tahukah anda 8 Cara Seksi Bakar Kalori
10 Makanan Ini Tingkatkan Metabolisme Tubuh
Inilah 10 Makanan Penyembuh
Khasiat Tanaman Lengkuas Merah di Taman
Lemak Berkurang Dengan Makanan ini
Meniran Dan Tujuh Resep Untuk Kesehatan
Efek Samping Minum Teh Pekat
Sembelit, 6 Resep Alami Mengatasinya
Cara Tradisional Usir Bau Badan
Sari Kurma membuat tubuh sehat dan kuat siap menjalani puasa
Makanan Herbal Sahabat Perut
Kayu Manis Atasi Diare Hingga Kolesterol
Stroberi Dapat Melindungi Jantung
Cobalah konsumsi enam makanan membantu Anda mengusir stres secara sehat.
Jangan biarkan otak melemah akibat pola diet tak seimbang.
Coba Makan Keju, membuat Mimpi Indah?
Cara Alami Kecilkan Pori-pori
Cara Cepat Bakar Lemak
Makan Petai Dianjurkan Saat Mens
Hypertensi apakah itu ?
Aspartame
Usefulness of coconut water
Garlic and a variety of properties
Natural Contraceptive Method
Pineapple fruit for slimming

Info Lainnya:


Info Bisnis:






Mobile ads:





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Info

Info Promo