Google Searching

Info

Sabtu, 03 Desember 2016

Tanaman Salak


Buah Salak
Buah Salak
Buah Tanaman Salak

Tanaman Salak adalah sejenis tumbuhan palma dengan buah yang biasa dimakan, yang memiliki nama ilmiah Salacca zalacca.
Warna Buah salak dan biji berwarna Coklat dengan warna daging buah berwarna putih, kadang ada juga yang berwarna kemerahan seperti pada buah salak dari Sidimpuan. Buah salak sangat populer di Indonesia, Dalam bahasa Inggris disebut salak atau snake fruit, karena kulitnya mirip dengan sisik ular.

Lihat Juga:



Pohon Salak
Pohon Salak
Anakan Tanaman Salak

Klasifikasi ilmiah tanaman salak:

Kerajaan: Plantae
Divisi:     Magnoliophyta
Kelas:     Liliopsida
Ordo:      Arecales
Famili:    Arecaceae
Genus:    Salacca
Spesies:  S. zalacca
Nama binomial: Salacca zalacca (Gaertn.) Voss
Sinonim:
- Salacca edulis Reinw.
- Calamus zalacca Gaertn.
Sumber wikipedia.

Klasifikasi tanaman salak menurut: Steenis, 1975; Tjitrosoepomo,1988, Tanaman salak dapat diklasifikasikan sebagai berikut (Steenis, 1975; Tjitrosoepomo,1988):

Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Klas : Monocotyledoneae
Ordo : Principes
Familia : Palmae
Genus : Salacca
Spesies : Salacca zalacca (Gaert.) Voss.
Sinonim : Salacca edulis Reinw.

Baca juga:
Salak Gading,
Manfaat Buah Salak Bagi Kesehatan Tubuh,
Tanaman Salak,

Tanaman Salak yang merupakan jenis tanaman Palma berbentuk perdu atau hampir tidak berbatang, berduri banyak, melata dan beranak banyak, tumbuh menjadi rumpun yang rapat dan kuat. Tanaman Salak termasuk kedalam golongan tumbuhan Monokotil atau berkeping tunggal.

 Sruktur Tanaman Salak
 Sruktur Tanaman Salak

Batang
Tanaman Salak memiliki Batang diameter 10-15 cm, Pelepah daun yang tersusun rapat hingga menutupi batangnya. Pada tanaman yang sudah tua batangnya akan tumbuh menjalar di atas tanah, membentuk rimpang, sering bercabang dan dapat bertunas. Tunas yang tumbuh ini disebut anakan, dan dapat digunakan sebagai bibit vegetatif.
  

Daun_Salak
Daun Salak

Daun
Helaian daunnya panjang, pelepah dan tangkainya berdiri. Bentuk daun seperti pedang, pangkal daun menyempit, cembung, bersegmen banyak dan tidak sama. Bentuk daun salak merupakan daun majemuk menyirip dengan panjang 3-7 m,  tangkai daun, pelepah dan anak daun berduri panjang, tipis dan banyak, warna duri kelabu sampai kehitaman. 

Lihat Juga: Daun Fungsi dan Bentuknya


Anak Daun Salak

Anak Daun Salak

Anak daun tumbuhan Salak berbentuk lanset dengan ujung meruncing, berukuran sampai 8 x 85 cm, sisi bawah keputihan oleh lapisan lilin.


 Bentuk Akar Pohon Salak
 Bentuk Akar Pohon Salak

Akar.
Bentuk akar pohon Salak berbentuk serabut, karena itu pohon Salak digolongkan ke dalam golongan tumbuhan Monokotil atau berkeping tunggal
Daerah penyebaran akar pohon salak tidak luas, dangkal, dan mudah rusak jika kekurangan air.
Untuk menjaga agar tumbuhan salak tetap awet muda dan produksinya tidak akan menurun, dengan cara memangkas akar yang sudah tua, sehingga akar yang muda tumbuh subur.   

Lihat juga:
Akar Pohon Dibedakan Menjadi Dua Macam


Gambar pohon salak di kebun (Gbr dari Internet)

Bunga.
Pohon salak memiliki dua jenis bunga yaitu bunga Betina dan bunga Jantan.
 
Bunga Pohon salak

Bunga Pohon salak 
 (Gambar dari:  http://www.frewaremini.com)

Bunga Betina. 

Bunga Salak Betina
Bunga Salak Betina  

Keberadaan bunga betina hanya ada pada tanaman betina. Sekelompok bunga betina hanya terdiri dari 1-3 malai. Satu Malai mengandung 10-20 bakal buah. Panjang bunga secara keseluruhan 20-30 cm, panjang malai 7-10cm. Bunga betina ini memiliki warna hijau kekuningan berbintik merah, dan mempunya 3 petal. Bunga betina mekar selama 1-3 hari. Jika lebih dari 3 hari tidak ada penyerbukaan, maka bunga akan layu.   

Bunga Jantan. 

 Bunga Salak Jantan

 Bunga Salak Jantan

Keberadaan bunga jantan hanya ada pada tanaman jantan. Sekelompok bunga jantan hanya terdiri dari 4-12 malai. Satu Malai terdiri dari ribuan serbuk sari. Panjang bunga jantan secara keseluruhan 15-35cm, panjang malai 7-15cm. Bunga jantan mekar selama 1-3 hari, setelah lebih dari 3 hari bunga akan layu, tidak dapat dipergunakan untuk penyerbukan atau persarian.
  

Persarian. 
Persarian atau penyerbukan merupakan sebuah proses bersatu bunga betina (bakal buah) dengan bunga jantan (tepung sari). 
Proses tersebut dapat terjadi secara alami dengan bantuan angin, percikan air hujan, dan serangga hal ini dapat terjadi jika tanaman betina dan jantan letaknya berdekatan.  Jika tanaman betina dan jantan letaknya berjauhan maka proses persarian harus dibantu oleh manusia. proses persarian dilakukan dengan cara mengibaskan bunga jantan yang sudah mekar pada hari kedua ke bagian tandan bunga betina yang sedang mekar pada hari kedua juga.
Cara lainnya yaitu menancapkan malai bunga jantan diatas malai bunga betina, satu malai bunga jantan dapat dipotong 4 bagian.


Buah.
Bentuk buah salak berbentuk bulat atau bulat telur yang terbalik dengan bagian ujung runcing.
Kulit buah bersisik yang tersusun rapi seperti genting.

  
Warna_Daging_ Salak
Warna Daging Buah Salak

Daging buah berwarna putih kekuningan, kuning kecoklatan atau merah, tergantung jenisnya. contoh yang berwarna kemerahan adalah Salak Sidimpuan dari Sumatra utara. Rasa buah manis, manis agak masam, manis agak sepet atau manis bercampur masam bercampur sepet. Buah dengan bentuk bulat telur berisi 3, salah satu sisinya bulat, dan sisi lainnya membentuk sudut.

Struktur Buah Salak
Struktur Buah Salak


Buah salak biasanya dimakan dalam bentuk segar, asinan atau manisan dan didalam kaleng. Bagian buah yang dapat dimakan setelah dianalisis mengandung vitamin dan zat-zat yang dibutuhkan tubuh manusia

Biji_Salak
Biji Buah Salak

Beberapa jenis tanaman salak yang populer di Indonesia:
    - Salak Sidimpuan dari Sumatera Utara,
    - Salak condet dari Jakarta,
    - Salak pondoh dari Yogyakarta
    - Salak Bali dari Bali
    - Salak gading Sleman Jogyakarta

Dari berbagai sumber.

More:
Baca juga:
Salak Gading,
Manfaat Buah Salak Bagi Kesehatan Tubuh,
Tanaman Salak,

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Mobi Info

...

Lazada Promo